Pengertian Power Supply dan Fungsinya

18.35


Pengertian

Power Supply dalam komponen elektronika adalah perangkat keras yang berfungsi menyuplai tegangan langsung ke dalam komponen komputer, seperti hardisk, motherboard, DVD Drive, kipas dan komponen komputer lainnya. Power supply merupakan jantung dari sebuah komputer, karena semua sumber daya listrik dari komponen komputer disupply dari power supply.
Power Supply sendiri berfungsi sebagai pengubah dari tegangan listrik AC (Alternating Current) menjadi tegangan (Direct Current), karena hardware komputer hanya dapat beroperasi dengan arus DC. Power supply pada umumnya berupa kotak yang diletakan dibagian belakang atas casing. Besarnya listrik yang mampu ditangani power supply ditentukan oleh dayanya dan dihitung dengan satuan Watt.
Daya power supply berkisar 150 watt sampai 350 watt. Untuk daya 150 watt sudah jarang dijumpai karena hanya digunakan untuk komputer yang sederhana tanpa banyak komponen tambahan. Sedangkan jika dalam sebuah komputer yang memiliki beberapa banyak komponen misal: CD-ROM, CD-RW, dan menggunakan banyak hard disk direkomendasikan menggunakan power supply 300 watt atau lebih besar.
pengertian power supply
Power Supply Komputer mempunyai banyak konektor yang terdiri dari konektor 20 pin ATX , konektor 24 pin ATX, konektor floppy, konektor Aux dan konektor SATA. Pengertian power supply perlu di lakukan perawatan, cara merawat power supply adalah dengan memperhatikan kelancaran fan pada power supply. Karena fan power supply yang mampu mengurangi panas.
Dibawah ini penjelasan tentang fungsi dari masing-masing konektor pengertian power supply :
1. Konektor 20 pin ATX
Konektor ini dihubungkan dari Power Supply (PSU) ke Mainboard, sebagai penyedia daya dari Power Supply ke Mainboard untuk di alirkan ke komponen-kompnen komputer lainnya.
  1. Konektor 24 pin ATX
    Konektor ini sebenarnya berfungsi sama dengan Konektor 20 pin, yag membedakan hanya terdapat tambahan konektor 4 pin. Konektor 24 pin ATX biasanya ditemukan di komputer-komputer yang versi terbaru.
  1. Konektor floppy
    Konektor ini berfungsi sebagai penyedia daya dari Power Supply menuju Floppy Drive.
  1. Molex Connector
    IDE Konektor ini berfungsi sebagai pemasok dan penyedia catu daya dari pengertian Power Supply (PSU) menuju Harddisk maupun CD-ROM, ini merupakan konektor jenis lama.
  1. Konektor SATA
    Konektor ini merupakan konektor yang mempunyai fungsi sama dengan konektor Molex, yang membedakannya ini merupakan konektor versi terbaru untuk Harddisk dan CD-ROM yang terbaru pula.
Fungsi PSU

Dalam komponen komputer sangat vital, karena power supply merupakan pembagi arus untuk semua perangkat khususnya motherboard. Power Supply berfungsi untuk mengubah tegangan dari arus AC menjadi tegangan DC, itu di karenakan hardware di dalam komputer hanya dapat beroperasi dengan arus DC.
Pengertian dari power supply adalah sebuah perangkat yang terdapat di dalam CPU yang berfungsi untuk menyalurkan arus listrik ke berbagai peralatan komputer. Fungsi power supply yang kurang baik/rusak dapat menghasilkan tegangan DC  yang tidak rata dan banyak riaknya (ripple). Jika digunakan dalam jangka waktu yang cukup lama akan menyebabkan kerusakan pada komponen computer, misalnya Harddisk.
Cara kerja power supply tidaklah sesulit yang kita lihat, kita hanya cukup menekan tombol power pada casing, yang terjadi adalah power supply akan melakukan cek dan tes sebelum membiarkan sistem start. Jika tes telah sukses, power supply mengirim sinyal khusus pada motherboard, yang disebut power good.
Fungsi Power Supply
Jenis konektor kabel power supply :
  1. Konektor 20/24 pin ATX Motherboard
  2. Konektor 4 pin peripheral power (untuk periferal seperti Hardisk, CD-ROM, Kipas)
  3. Konektor 4/8 pin 12V (untuk motherboard server)
  4. Konektor 6-pin PCIe (untuk kartu grafis jenis PCIe)
  5. Konektor floppy (untuk floppydisk drive)
  6. Konektor SATA (untuk hardisk / optical drive berjenis sata)
Jenis Power Supply terbagi menjadi 2 macam, yaitu power supply jenis AT dan power supply jenis ATX. Masing-masing dari power supply ini memiliki kegunaan dan fungsi power supply yang bermacam-macam.
Power supply AT merupakan power supply yang tombol ON/OFF terhubung langsung dengan tombol casing. Jika kita ingin menghidupkan atau mematikan komputer, kita harus menekan tombol power yang ada pada bagian depan casing. Power Supply AT memiliki kabel power yang dihubungkan ke motherboard terpisah menjadi dua konektor power (P8 dan P9). Fungsi power supply jenis ini hanya digunakan sebatas pada era komputer pentium II.
Power Supply ATX adalah jenis power supply jenis terbaru dan paling banyak digunakan saat ini. Perbedaan dari power supply jenis AT dan ATX yaitu pada tombol powernya  jika power supply AT menggunakan Switch dan ATX menggunakan tombol untuk mengirikan sinyal ke motherboard seperti tombol power pada keyboard.

SUMBER

PC Gaming Termurah

16.07
Merakit PC Gaming pada kelas ini tergolong cukup tricky, karena budget merupakan hal yang sangat sensitif, price dan performance menjadi pertimbangan pemilihan setiap komponen yang akan digunakan. Fungsionalitas juga jauh lebih diutamakan, dengan sangat terpaksa kami harus mengorbankan sedikit penampilan, dan begitu juga dengan brand minded yang harus sedikit dihindari agar cost yang dipersiapkan tidak menjadi terlalu membengkak. Mari kita mulai memilih komponen untuk PC Gaming Mainstream 4 jutaan ini

Processor

Apabila Anda masih menggunakan prosesor dengan dual core (2 thread), sudah saatnya Anda beralih ke prosesor dengan jumlah core/thread lebih banyak, mengingat harga prosesor dengan minimal 4 thread ini sudah mulai cukup terjangkau dan tidak lagi menjadi barang yang terlalu mewah untuk dimiliki saat ini. Sebelumnya kami juga telah membuat perbandingan performa salah satu prosesor quad core/4 thread saat ini Anda dapat melihatnya di artikel FX-4100 vs Intel Core i3 2100. Pilihan prosesor yang kami gunakan untuk PC Gaming kelas ini yaitu: 

Intel Core i3 2100 (US$ 113-116)
 
Efisiensi performa dan jumlah daya (watt) yang diberikan prosesor Core i3 2100 ini memang diakui sangat baik, apalagi dengan harga yang ditawarkannya menjadikan prosesor ini sebagai prosesor Sandy bridge paling terjangkau saat ini. Cukup disayangkan prosesor ini tidak bisa memberikan peningkatan performa lebih tinggi lagi dengan cara overclocking karena Intel “menguncinya”, tetapi bagi user entry level, prosesor ini merupakan pilihan yang sangat tepat. 

AMD Phenom II X4 955 BE (US$ 126-128)
Kenapa tidak AMD Bulldozer? Ya, sayang sekali kami lebih merekomendasikan prosesor Phenom II X4 955 BE (Deneb) dibandingkan dengan AMD FX-4100 (Bulldozer). Efisiensi kinerja clock per clock yang diberikan Bulldozer masih belum bisa mengalahkan kinerja yang dimiliki The Good ol’ oneDeneb, dan cukup diakui prosesor Deneb ini masih merupakan prosesor AMD paling worthed untukdimiliki saat ini. Walaupun secara out of the box kinerja prosesor AMD ini masih cukup tertinggal dibandingkan Intel, tetapi kita masih bisa “menggenjot” performa dari prosesor ini hingga sekitar 20-30% lebih tinggi lagi, dengan setidaknya menambah investasi sebuah pendingin tambahan yang cukup layak.

Motherboard

Motherboard merupakan induk dari sebuah PC yang menentukan akan menjadi sebuah platform apakah PC ini nantinya, dalam pemilihan motherboard ini perhatikan feature-feature yang dimiliki dan sesuaikan dengan kebutuhan yang kita perlukan, selain itu penggunaan komponen berkualitas juga menjadi prioritas utama

Intel ASROCK H61M/U3S3 (US$ 80-82)

Dengan menggunakan prosesor Core i3 2100 motherboard dengan chipset H61 sudah merupakan pasangan yang serasi baik dari segi fungsionalitas dan juga harga. Pilihan kami jatuh kepada ASROCK H61M/U3S3, motherboard ini merupakan salah satu produk dengan harga yang cukup terjangkau. Feature seperti USB 3.0 dan Sata 3 juga sudah tersedia pada motherboard ini, dan yang terpenting penggunaan komponen pada motherboard ini cukup terjamin.

AMD Biostar A880GU3 (US$ 88-90)

Biostar A880GU3, menjadi pilihan kami karena sudah memenuhi beberapa kriteria yang kami perlukan. Selain harga yang menjadi pertimbangan utama dalam memilih motherboard ini, penggunaan komponen full solid capasitor dan sudah tersedianya feature USB 3.0 membuat kami tidak ragu untuk memilih produk ini.

RAM/Memory

Mengingat harga ram yang sudah cukup terjangkau, penggunaan ram dengan kapasitas 8GB tidak lagi menjadi hal yang mubazir untuk saat ini. Spesifikasi ram value sudah mencukupi untuk penggunaan game-game sekarang. Menggunakan ram mahal dengan speed kencang dan latency ekstra ketat juga tidak akan membantu terlalu banyak. 

Patriot DDR3 Signature Line Kit Series Dual Channel PC10600 8GB – PSD3 8G 1333 KH (US$ 38-39 )
Dengan harga sekitar 350 ribu Rupiah saja kita sudah bisa mendapatkan sepasang ram DDR3 dengan total ukuran 8Gigabyte (2x4GB) dari Patriot! Ram ini juga sudah dilengkapi heatsink tambahan yang menjadikan nilai tambah dibandingkan dengan produk ram value lainnya

Storage Device


Inilah satu komponen yang menjadi masalah dan perbincangan sebagian besar orang di dunia IT/hardware komputer saat ini, bagaimana tidak? Harga sebuah hard disk yang seharusnya sudah sangat terjangkau ini melambung tinggi bahkan hingga dua kali lipat dari harga normal sebelum musibah banjir yang melanda Thailand beberapa bulan yang lalu. Oleh karena itu kami menyarankan bagi Anda yang masih memiliki hard disk lama, sebisa mungkin Anda manfaatkan untuk sementara sampai dengan harga komponen ini kembali mendekati harga normal, kecuali jika Anda memang tidak memiliki cadangan hard disk lagi, belilah hard disk dengan kapasitas secukupnya saja.

WDC SATA III Blue 500GB 16MB Cache (US$ 79-81)


Dengan harga hard disk yang masih belum “waras” seperti saat ini, pemilihan hard disk dengan ukuran 500 Gigabyte seperti WD Caviar Blue ini seharusnya sudah menjadi pilihan yang paling bijak untuk saat ini. Apabila dalam beberapa waktu ke depan harga hard disk diprediksi sudah kembali membaik, penambahan secondary hard disk dengan jenis seperti WD Green dengan ukuran yang lebih besar cukup kami sarankan ke depannya.

Graphics Card

Komponen inilah yang menjadi “mesin” utama dari sebuah PC Gaming, kami sudah menjelaskan dengan cukup lengkap pembahasan mengenai pemilihan graphic card dimulai pada range hargaDibawah 1 Juta Rupiah, 1-1,5 Juta Rupiah, sampai dengan 2 Jutaan Rupiah. Untuk penggunaan PC Gaming pada kelas ini kami menyarankan graphic card pada range harga 1-1,5 Juta Rupiah, dan pilihannya antara lain

AMD Radeon PowerColor HD 6790 (US$ 143-148)
Graphic card yang masih merupakan “keturunan” dari HD 6800 series (Barts) inilah yang menjadi pilihan kami, Radeon HD 6790 ini seharusnya masih cukup bertenaga untuk menjalankan game-game terbaru di tahun 2012 dengan setting medium. Brand yang kami pilih adalah PowerColor HD 6790,produk ini menawarkan harga yang cukup kompetitif, walaupun terdapat brand lain yang menggunakan OEM serupa. PowerColor memberikan garansi yang lebih panjang dan menjadikan nilai tambah dari produk ini.

NVIDIA GeForce Digital Alliance GTX 550 Ti (US$ 125-130)
Untuk urusan harga, hampir tidak ada yang mampu menandingi value yang ditawarkan Digital Alliance. Dari harga GTX 550 Ti yang kami pantau, Digital Alliance memiliki selisih harga yang cukup jauh sekitar 100-150 ribu rupiah dengan brand lain pada tipe yang setara. Graphic card ini juga dikenal dengan brand lokal yang menggunakan OEM dari Palit. Cukup disayangkan kinerja yang ditawarkan GTX 550 Ti ini masih sedikit tertinggal dibandingkan HD 6790, dan NVIDIA tidak memberikan opsi graphic card lain pada range harga 1-1,5 juta rupiah ini.

Tetapi bagi Anda yang masih kurang puas dengan performa dari GTX 550 Ti ataupun HD 6790, bisa mempertimbangkan untuk sedikit menambah budget dan langsung “lompat” ke seri yang lebih tinggi yaitu GTX 560.

NVIDIA GeForce Digital Alliance GTX 560 1GB (US$ 183-185)


Kami cukup terkejut saat melihat harga yang ditawarkan GTX 560 Digital Alliance ini, di beberapa toko online yang kami survey graphic card dengan chip GTX 560 ini hanya dibanderol kurang dari 1.7 juta rupiah saja! Sementara apabila dibandingkan dengan brand lain yang setara kita masih harus merogoh kocek lebih dalam dengan harga masih diatas 2 juta rupiah. Walaupun mungkin akan sedikit melebihi dari budget awal, tetapi peningkatan performa yang didapat sangatlah worthed untuk setiap rupiah yang dikeluarkan.

Power Supply

Power Supply bukanlah hal yang bisa dikompromikan walaupun dalam keadaan budget yang terbatas sekalipun. Selalu gunakan PSU berkualitas dengan output pure power untuk menjamin kelangsungan hidup PC tersayang Anda.
CORSAIR Builder Series CX500 Active PFC Power Supply


Ya, walaupun kita memiliki keterbatasan budget yang sangat membatasi dalam pemilihan komponen, tetapi memilih PSU “murahan” bukanlah suatu pilihan. Untungnya brand seperti Corsair dan juga beberapa brand produsen PSU lainnya memiliki jajaran PSU pure ekonomis yang bisa dijangkau untuk semua kalangan. Dengan harga sekitar 500 ribu-an rupiah saja kita sudah bisa mendapatkan sebuah PSU Corsair CX 500 dengan rating 500 Watt yang sudah cukup terjamin untuk pengguna mainstream. Seasonic 500W SS juga dapat menjadi alternatif PSU dengan harga yang tidak terlalu jauh berbeda

Casing

Casing SPC ATX no PSU (US$ 10)
Jika saja harga hard disk tidak naik drastis seperti sekarang ini, kami mungkin akan menyarankan Anda untuk menggunakan casing gaming yang lebih baik. Tetapi kita harus menerima kenyataan bahwa budget yang digunakan kali ini sangat terbatas, dan pemilihan casing murahlah yang menjadi solusi penekanan harga untuk membangun PC Gaming murah ini. Casing SPC ATX tanpa PSU inilah yang dapat kami temui di pasaran dengan harga yang sangat terjangkau, hanya dengan sekitar 90 ribu rupiah saja kita sudah bisa membawa pulang casing value ini, kuncinya adalah jangan pernah membeli PSU bawaan yang dipaketkan pada setiap casing value ini. Untuk air flow yang dihasilkan dari casing ini mungkin akan sedikit bermasalah, kami menyarankan untuk menambahkan beberapa kipas lagi, ataupun membuka side panel dari casing ini sekalian, tetapi jangan lupa untuk membersihkan debu dari dalam casing ini minimal dalam waktu satu bulan sekali.

Optical Drive

Lite On DVDRW Sata 22x Internal (US$ 18-19)
Komponen terakhir, tentu saja tidak dilupakan sebuah optical drive untuk meng-install kepingan game DVD ataupun fungsi lainnya. Sebuah DVD RW Lite On Sata 22x ini sudah memenuhi kebutuhan kami untuk membangun PC Gaming ini, dan harga yang ditawarkan juga tidak terlalu menguras budget yang telah dipersiapkan.

Platform AMD





Cukup disayangkan pada spesifikasi yang kami bangun pada platform AMD ini, harga total yang diakumulasikan ternyata melewati batas harga 5 juta rupiah dari budget yang direncanakan. Kamipun cukup kebingungan untuk mencari bagian komponen mana lagi yang masih bisa ditekan harganya, bahkan kami sudah (dengan sangat terpaksa) menggunakan casing dengan harga “ekstra value” yang bisa ditemui di pasaran saat ini. Dengan menggunakan graphic card AMD HD 6790 budget ekstra yang harus dikeluarkan mendekati 200 ribu rupiah, sedangkan dengan NVIDIA GTX 550hampir mendekati angka 5 juta rupiah tapi tetap saja masih melewati sekitar 73 ribu rupiah.

Apabila Anda berencana untuk menggunakan platform AMD ini, upgrade utama yang perlu kami sarankan adalah mengganti HSF standar prosesor dengan sebuah HSF 3rd party, dengan HSF sekitar 200-300 ribu rupiah saja Anda sudah tidak perlu ragu lagi untuk sedikit meng-overclock kemampuan dari prosesor AMD ini, dan feature inilah yang menjadi keunggulan AMD dibandingkan dengan Intel pada sistem PC di kelas ini. Selanjutnya apabila masih ada dana lebih, Anda dapat mulai memikirkan untuk mempercantik PC Anda dengan menggunakan casing gaming berikut dengan kipas dan aksesoris lainnya, terdapat banyak pilihan casing gaming menarik mulai dari harga 300 hingga 1 juta rupiah yang dapat disesuaikan dengan selera dan kebutuhan Anda. Terakhir adalah media penyimpanan, mudah-mudahan saja dalam waktu dekat harga komponen yang satu ini sudah dapat mulai membaik dan Anda bisa mempertimbangkan untuk menambah media penyimpanan Anda.

Platform Intel



Mission Accomplished!! Itulah yang kami rasakan setelah menghitung jumlah total dari harga PC Gaming menggunakan platform Intel ini. Dengan menggunakan graphic card NVIDIA GTX 550 Tibudget total yang diperlukan sekitar 4,8-4,9 juta rupiah. Apabila budget total yang dimiliki sebesar 5 juta rupiah, Anda masih bisa dengan cukup fleksibel untuk mengganti beberapa komponen hardware dengan menggunakan brand favorit Anda, ataupun mengganti casing dengan casing gaming 300 ribu-an rupiah. Yang paling menarik adalah saat kami menghitung total harga dengan platform Intel ini menggunakan graphic card AMD HD 6790, budget total 5 juta rupiah dapat digunakan secara maksimal, dan masih dengan kembalian 2 ribu rupiah (biaya parkir motor). Dari semua sistem PC Gaming yang kami rekomendasikan pada artikel ini, kombinasi PC Gaming dengan prosesor Intel dan graphic card AMD inilah yang terbaik dan kami sarankan dengan budget dibawah 5 juta rupiah (sedikit).

Mengingat platform dari Intel ini sudah fix performanya atau kita bisa juga menyebutnya WYSIWYG(What You See Is What You Get), penggantian HSF seperti yang kami sarankan pada platform AMD akan menjadi cukup pointless apabila diterapkan pada platform ini. Upgrade terbaik yang kami sangat sarankan apabila Anda memiliki budget lebih adalah mengganti graphic card dengan seri yang sedikit lebih tinggi lagi, dengan menambah beberapa lembar 100 ribu lagi, graphic card NVIDIA GTX 560yang kami sarankan sebelumnya sudah bisa Anda miliki, dan kami cukup menjamin peningkatan yang bisa didapat. Setelah upgrade ini, baru Anda bisa mengalihkan rencana upgrade yang lain seperti casing dan tambahan media penyimpanan.

Pengertian dan Sejarah Perkembangan RAM

06.48

Apa Arti Istilah-istilah pada RAM?
Begitu banyak nama dan istilah spesifik digunakan pada RAM. Kadang dapat membingungkan. Tapi tidak jadi masalah, setelah Anda membaca penjelasan singkatnya berikut. Ini dapat dijadikan panduan, setidaknya untuk membaca spesifikasi dan memperhitungkan dengan kemampuan produk yang bersangkutan.

Speed
Speed atau kecepatan, makin menjadi faktor penting dalam pemilihan sebuah modul memory. Bertambah cepatnya CPU, ditambah dengan pengembangan digunakannya dual-core, membuat RAM harus memiliki kemampuan yang lebih cepat untuk dapat melayani CPU.
Ada beberapa paramater penting yang akan berpengaruh dengan kecepatan sebuah memory.

Megahertz
Penggunaan istilah ini, dimulai pada jaman kejayaan SDRAM. Kecepatan memory, mulai dinyatakan dalam megahertz (MHz). Dan masih tetap digunakan, bahkan sampai pada DDR2.
Perhitungan berdasarkan selang waktu (periode) yang dibutuhkan antara setiap clock cycle. Biasanya dalam orde waktu nanosecond. Seperti contoh pada memory dengan aktual clock speed 133 MHz, akan membutuhkan access time 8ns untuk 1 clock cycle.
Kemudian keberadaan SDRAM tergeser dengan DDR (Double Data Rate). Dengan pengembangan utama pada kemampuan mengirimkan data dua kali lebih banyak. DDR mengirimkan data dua kali dalam satu clock cycle.
Kebanyakan produk mulai menggunakan clock speed efektif, hasil perkalian dua kali data yang dikirim. Ini sebetulnya lebih tepat jika disebut sebagai DDR Rating.
Hal yang sama juga terjadi untuk DDR2. Merupakan hasil pengembangan dari DDR. Dengan kelebihan utama pada rendahnya tegangan catudaya yang mengurangi panas saat beroperasi. Juga kapasitas memory chip DDR2 yang meningkat drastis, memungkinkan sebuah keping DDR2 memiliki kapasitas hingga 2 GB. DDR2 juga mengalami peningkatan kecepatan dibanding DDR.

PC Rating
Pada modul DDR, sering ditemukan istilah misalnya PC3200. Untuk modul DDR2, PC2-3200. Dari mana angka ini muncul?
Biasa dikenal dengan PC Rating untuk modul DDR dan DDR2. Sebagai contoh kali ini adalah sebuah modul DDR dengan clock speed 200 MHz. Atau untuk DDR Rating disebut DDR400. Dengan bus width 64-bit, maka data yang mampu ditransfer adalah 25.600 megabit per second (=400 MHz x 64-bit). Dengan 1 byte = 8-bit, maka dibulatkan menjadi 3.200MBps (Mebabyte per second).  Angka throughput inilah yang dijadikan nilai dari PC Rating. Tambahan angka “2″, baik pada PC Rating maupu DDR Rating, hanya untuk membedakan antara DDR dan DDR2.

CAS Latency
Akronim CAS berasal dari singkatan column addres strobe atau column address select. Arti keduanya sama, yaitu lokasi spesifik dari sebuah data array pada modul DRAM.
CAS Latency, atau juga sering disingkat dengan CL, adalah jumlah waktu yang dibutuhkan (dalam satuan clock cycle) selama delay waktu antara data request dikirimkan ke memory controller untuk proses read, sampai memory modul berhasil mengeluarkan data output. Semakin rendah spesifikasi CL yang dimiliki sebuah modul RAM, dengan clock speed yang sama, akan menghasilkan akses memory yang lebih cepat.

MENGENAL BAGIAN-BAGIAN RAM
Secara fisik, komponen PC yang satu ini termasuk komponen dengan ukuran yang kecil dan sederhana. Dibandingkan dengan komponen PC lainnya.
Sekilas, ia hanya berupa sebuah potongan kecil PCB, dengan beberapa tambahan komponen hitam. Dengan tambahan titik-titik contact point, untuk memory berinteraksi dengan motherboard. Inilah di antaranya.

PCB (Printed Circuit Board)
Pada umumnya, papan PCB berwana hijau. Pada PCB inilah beberapa komponen chip memory terpasang.
PCB ini sendiri tersusun dari beberapa lapisan (layer). Pada setiap lapisan terpasang jalur ataupun sirkuit, untuk mengalirkan listrik dan data. Secara teori, semakin banyak jumlah layer yang digunakan pada PCB memory, akan semakin luas penampang yang tersedia dalam merancang jalur. Ini memungkinkan jarak antar jalur dan lebar jalur dapat diatur dengan lebih leluasa, dan menghindari noise interferensi antarjalur pada PCB. Dan secara keseluruhan akan membuat modul memory tersebut lebih stabil dan cepat kinerjanya. Itulah sebabnya pada beberapa iklan untuk produk memory, menekankan jumlah layer pada PCB yang digunakan modul memory produk yang bersangkutan.

Contact Point
Sering juga disebut contact finger, edge connector, atau lead. Saat modul memory dimasukkan ke dalam slot memory pada motherboard, bagian inilah yang menghubungkan informasi antara motherboard dari dan ke modul memory. Konektor ini biasa terbuat dari tembaga ataupun emas. Emas memiliki nilai konduktivitas yang lebih baik. Namun konsekuensinya, dengan harga yang lebih mahal. Sebaiknya pilihan modul memory disesuaikan dengan bahan konektor yang digunakan pada slot memory motherboard. Dua logam yang berbeda, ditambah dengan aliran listrik saat PC bekerja lebih memungkinkan terjadinya reaksi korosif.
Pada contact point, yang terdiri dari ratusan titik, dipisahkan dengan lekukan khusus. Biasa disebut sebagai notch. Fungsi utamanya, untuk mencegah kesalahan pemasangan jenis modul memory pada slot DIMM yang tersedia di motherboard. Sebagai contoh, modul DDR memiliki notch berjarak 73 mm dari salah satu ujung PCB (bagian depan). Sedangkan DDR2 memiliki notch pada jarak 71 mm dari ujung PCB. Untuk SDRAM, lebih gampang dibedakan, dengan adanya 2 notch pada contact point-nya.

DRAM (Dynamic Random Access Memory)
Komponen-komponen berbentuk kotak-kotak hitam yang terpasang pada PCB modul memory inilah yang disebut DRAM. Disebut dynamic, karena hanya menampung data dalam periode waktu yang singkat dan harus di-refresh secara periodik. Sedangkan jenis dan bentuk dari DRAM atau memory chip ini sendiri cukup beragam.

Chip Packaging
Atau dalam bahasa Indonesia adalah kemasan chip. Merupakan lapisan luar pembentuk fisik dari masing-masing memory chip. Paling sering digunakan, khususnya pada modul memory DDR adalah TSOP (Thin Small Outline Package). Pada RDRAM dan DDR2 menggunakan CSP (Chip Scale Package). Beberapa chip untuk modul memory terdahulu menggunakan DIP (Dual In-Line Package) dan SOJ (Small Outline J-lead).

DIP (Dual In-Line Package)
Chip memory jenis ini digunakan saat memory terinstal langsung pada PCB motherboard. DIP termasuk dalam kategori komponen through-hole, yang dapat terpasang pada PCB melalui lubang-lubang yang tersedia untuk kaki/pinnya. Jenis chip DRAM ini dapat terpasang dengan disolder ataupun dengan socket. SOJ (Small Outline J-Lead) Chip DRAM jenis SOJ, disebut demikan karena bentuk pin yang dimilikinya berbentuk seperti huruh “J”. SOJ termasuk dalam komponen surfacemount, artinya komponen ini dipasang pada sisi pemukaan pada PCB.

TSOP (Thin Small Outline Package)
Termasuk dalam komponen surfacemount. Namanya sesuai dengan bentuk dan ukuran fisiknya yang lebih tipis dan kecil dibanding bentuk SOJ.

CSP (Chip Scale Package)
Jika pada DIP, SOJ dan TSOP menggunakan kaki/pin untuk menghubungkannya dengan board, CSP tidak lagi menggunakan PIN. Koneksinya menggunakan BGA (Ball Grid Array) yang terdapat pada bagian bawah komponen. Komponen chip DRAM ini mulai digunakan pada RDRAM (Rambus DRAM) dan DDR.

1. R A M
RAM yang merupakan singkatan dari Random Access Memory ditemukan oleh Robert Dennard dan diproduksi secara besar – besaran oleh Intel pada tahun 1968, jauh sebelum PC ditemukan oleh IBM pada tahun 1981. Dari sini lah perkembangan RAM bermula. Pada awal diciptakannya, RAM membutuhkan tegangan 5.0 volt untuk dapat berjalan pada frekuensi 4,77MHz, dengan waktu akses memori (access time) sekitar 200ns (1ns = 10-9 detik).

2. D R A M
Pada tahun 1970, IBM menciptakan sebuah memori yang dinamakan DRAM. DRAM sendiri merupakan singkatan dari Dynamic Random Access Memory. Dinamakan Dynamic karena jenis memori ini pada setiap interval waktu tertentu, selalu memperbarui keabsahan informasi atau isinya. DRAM mempunyai frekuensi kerja yang bervariasi, yaitu antara 4,77MHz hingga 40MHz.

3. FP RAM
Fast Page Mode DRAM atau disingkat dengan FPM DRAM ditemukan sekitar tahun 1987. Sejak pertama kali diluncurkan, memori jenis ini langsung mendominasi pemasaran memori, dan orang sering kali menyebut memori jenis ini “DRAM” saja, tanpa menyebut nama FPM. Memori jenis ini bekerja layaknya sebuah indeks atau daftar isi. Arti Page itu sendiri merupakan bagian dari memori yang terdapat pada sebuah row address. Ketika sistem membutuhkan isi suatu alamat memori, FPM tinggal mengambil informasi mengenainya berdasarkan indeks yang telah dimiliki. FPM memungkinkan transfer data yang lebih cepat pada baris (row) yang sama dari jenis memori sebelumnya. FPM bekerja pada rentang frekuensi 16MHz hingga 66MHz dengan access time sekitar 50ns. Selain itu FPM mampu mengolah transfer data (bandwidth) sebesar 188,71 Mega Bytes (MB) per detiknya.
Memori FPM ini mulai banyak digunakan pada sistem berbasis Intel 286, 386 serta sedikit 486.

4. EDO RAM
Pada tahun 1995, diciptakanlah memori jenis Extended Data Output Dynamic Random Access Memory (EDO DRAM) yang merupakan penyempurnaan dari FPM. Memori EDO dapat mempersingkat read cycle-nya sehingga dapat meningkatkan kinerjanya sekitar 20 persen. EDO mempunyai access time yang cukup bervariasi, yaitu sekitar 70ns hingga 50ns dan bekerja pada frekuensi 33MHz hingga 75MHz. Walaupun EDO merupakan penyempurnaan dari FPM, namun keduanya tidak dapat dipasang secara bersamaan, karena adanya perbedaan kemampuan.
Memori EDO DRAM banyak digunakan pada sistem berbasis Intel 486 dan kompatibelnya serta Pentium generasi awal.

5. SDRAM PC66
Pada peralihan tahun 1996 – 1997, Kingston menciptakan sebuah modul memori dimana dapat bekerja pada kecepatan (frekuensi) bus yang sama / sinkron dengan frekuensi yang bekerja pada prosessor. Itulah sebabnya mengapa Kingston menamakan memori jenis ini sebagai Synchronous Dynamic Random Access Memory (SDRAM). SDRAM ini kemudian lebih dikenal sebagai PC66 karena bekerja pada frekuensi bus 66MHz. Berbeda dengan jenis memori sebelumnya yang membutuhkan tegangan kerja yang lumayan tinggi, SDRAM hanya membutuhkan tegangan sebesar 3,3 volt dan mempunyai access time sebesar 10ns.
Dengan kemampuannya yang terbaik saat itu dan telah diproduksi secara masal, bukan hanya oleh Kingston saja, maka dengan cepat memori PC66 ini menjadi standar memori saat itu. Sistem berbasis prosessor Soket 7 seperti Intel Pentium klasik (P75 – P266MMX) maupun kompatibelnya dari AMD, WinChip, IDT, dan sebagainya dapat bekerja sangat cepat dengan menggunakan memori PC66 ini. Bahkan Intel Celeron II generasi awal pun masih menggunakan sistem memori SDRAM PC66.

6. SDRAM PC100
Selang kurun waktu setahun setelah PC66 diproduksi dan digunakan secara masal, Intel membuat standar baru jenis memori yang merupakan pengembangan dari memori PC66. Standar baru ini diciptakan oleh Intel untuk mengimbangi sistem chipset i440BX dengan sistem Slot 1 yang juga diciptakan Intel. Chipset ini didesain untuk dapat bekerja pada frekuensi bus sebesar 100MHz. Chipset ini sekaligus dikembangkan oleh Intel untuk dipasangkan dengan prosessor terbaru Intel Pentium II yang bekerja pada bus 100MHz. Karena bus sistem bekerja pada frekuensi 100MHz sementara Intel tetap menginginkan untuk menggunakan sistem memori SDRAM, maka dikembangkanlah memori SDRAM yang dapat bekerja pada frekuensi bus 100MHz. Seperti pendahulunya PC66, memori SDRAM ini kemudian dikenal dengan sebutan PC100.
Dengan menggunakan tegangan kerja sebesar 3,3 volt, memori PC100 mempunyai access time sebesar 8ns, lebih singkat dari PC66. Selain itu memori PC100 mampu mengalirkan data sebesar 800MB per detiknya.
Hampir sama dengan pendahulunya, memori PC100 telah membawa perubahan dalam sistem komputer. Tidak hanya prosessor berbasis Slot 1 saja yang menggunakan memori PC100, sistem berbasis Soket 7 pun diperbarui untuk dapat menggunakan memori PC100. Maka muncullah apa yang disebut dengan sistem Super Soket 7. Contoh prosessor yang menggunakan soket Super7 adalah AMD K6-2, Intel Pentium II generasi akhir, dan Intel Pentium II generasi awal dan Intel Celeron II generasi awal.

8. DR DRAM
Pada tahun 1999, Rambus menciptakan sebuah sistem memori dengan arsitektur baru dan revolusioner, berbeda sama sekali dengan arsitektur memori SDRAM.Oleh Rambus, memori ini dinamakan Direct Rambus Dynamic Random Access Memory. Dengan hanya menggunakan tegangan sebesar 2,5 volt, RDRAM yang bekerja pada sistem bus 800MHz melalui sistem bus yang disebut dengan Direct Rambus Channel, mampu mengalirkan data sebesar 1,6GB per detiknya! (1GB = 1000MHz). Sayangnya kecanggihan DRDRAM tidak dapat dimanfaatkan oleh sistem chipset dan prosessor pada kala itu sehingga memori ini kurang mendapat dukungan dari berbagai pihak. Satu lagi yang membuat memori ini kurang diminati adalah karena harganya yang sangat mahal.

9. RDRAM PC800
Masih dalam tahun yang sama, Rambus juga mengembangkan sebuah jenis memori lainnya dengan kemampuan yang sama dengan DRDRAM. Perbedaannya hanya terletak pada tegangan kerja yang dibutuhkan. Jika DRDRAM membutuhkan tegangan sebesar 2,5 volt, maka RDRAM PC800 bekerja pada tegangan 3,3 volt. Nasib memori RDRAM ini hampir sama dengan DRDRAM, kurang diminati, jika tidak dimanfaatkan oleh Intel.
Intel yang telah berhasil menciptakan sebuah prosessor berkecepatan sangat tinggi membutuhkan sebuah sistem memori yang mampu mengimbanginya dan bekerja sama dengan baik. Memori jenis SDRAM sudah tidak sepadan lagi. Intel membutuhkan yang lebih dari itu. Dengan dipasangkannya Intel Pentium4, nama RDRAM melambung tinggi, dan semakin lama harganya semakin turun.

10. SDRAM PC133
Selain dikembangkannya memori RDRAM PC800 pada tahun 1999, memori SDRAM belumlah ditinggalkan begitu saja, bahkan oleh Viking, malah semakin ditingkatkan kemampuannya. Sesuai dengan namanya, memori SDRAM PC133 ini bekerja pada bus berfrekuensi 133MHz dengan access time sebesar 7,5ns dan mampu mengalirkan data sebesar 1,06GB per detiknya. Walaupun PC133 dikembangkan untuk bekerja pada frekuensi bus 133MHz, namun memori ini juga mampu berjalan pada frekuensi bus 100MHz walaupun tidak sebaik kemampuan yang dimiliki oleh PC100 pada frekuensi tersebut.

11. SDRAM PC150
Perkembangan memori SDRAM semakin menjadi – jadi setelah Mushkin, pada tahun 2000 berhasil mengembangkan chip memori yang mampu bekerja pada frekuensi bus 150MHz, walaupun sebenarnya belum ada standar resmi mengenai frekunsi bus sistem atau chipset sebesar ini. Masih dengan tegangan kerja sebesar 3,3 volt, memori PC150 mempunyai access time sebesar 7ns dan mampu mengalirkan data sebesar 1,28GB per detiknya.
Memori ini sengaja diciptakan untuk keperluan overclocker, namun pengguna aplikasi game dan grafis 3 dimensi, desktop publishing, serta komputer server dapat mengambil keuntungan dengan adanya memori PC150.

12. DDR SDRAM
Masih di tahun 2000, Crucial berhasil mengembangkan kemampuan memori SDRAM menjadi dua kali lipat. Jika pada SDRAM biasa hanya mampu menjalankan instruksi sekali setiap satu clock cycle frekuensi bus, maka DDR SDRAM mampu menjalankan dua instruksi dalam waktu yang sama. Teknik yang digunakan adalah dengan menggunakan secara penuh satu gelombang frekuensi. Jika pada SDRAM biasa hanya melakukan instruksi pada gelombang positif saja, maka DDR SDRAM menjalankan instruksi baik pada gelombang positif maupun gelombang negatif. Oleh karena dari itu memori ini dinamakan DDR SDRAM yang merupakan kependekan dari Double Data Rate Synchronous Dynamic Random Access Memory.
Dengan memori DDR SDRAM, sistem bus dengan frekuensi sebesar 100 – 133 MHz akan bekerja secara efektif pada frekuensi 200 – 266 MHz. DDR SDRAM pertama kali digunakan pada kartu grafis AGP berkecepatan ultra. Sedangkan penggunaan pada prosessor, AMD ThunderBird lah yang pertama kali memanfaatkannya.

13. DDR RAM
Pada 1999 dua perusahaan besar microprocessor INTEL dan AMD bersaing ketat dalam meningkatkan kecepatan clock pada CPU. Namun menemui hambatan, karena ketika meningkatkan memory bus ke 133 Mhz kebutuhan Memory (RAM) akan lebih besar. Dan untuk menyelesaikan masalah ini maka dibuatlah DDR RAM (double data rate transfer) yang awalnya dipakai pada kartu grafis, karena sekarang anda bisa menggunakan hanya 32 MB untuk mendapatkan kemampuan 64 MB. AMD adalah perusahaan pertama yang menggunakan DDR RAM pada motherboardnya.
Perbedaan DDR2 dengan DDR

14. DDR2 RAM
Ketika memori jenis DDR (Double Data Rate) dirasakan mulai melambat dengan semakin cepatnya kinerja prosesor dan prosesor grafik, kehadiran memori DDR2 merupakan kemajuan logis dalam teknologi memori mengacu pada penambahan kecepatan serta antisipasi semakin lebarnya jalur akses segitiga prosesor, memori, dan antarmuka grafik (graphic card) yang hadir dengan kecepatan komputasi yang berlipat ganda.
Perbedaan pokok antara DDR dan DDR2 adalah pada kecepatan data serta peningkatan latency mencapai dua kali lipat. Perubahan ini memang dimaksudkan untuk menghasilkan kecepatan secara maksimum dalam sebuah lingkungan komputasi yang semakin cepat, baik di sisi prosesor maupun grafik.
Selain itu, kebutuhan voltase DDR2 juga menurun. Kalau pada DDR kebutuhan voltase tercatat 2,5 Volt, pada DDR2 kebutuhan ini hanya mencapai 1,8 Volt. Artinya, kemajuan teknologi pada DDR2 ini membutuhkan tenaga listrik yang lebih sedikit untuk menulis dan membaca pada memori.
Teknologi DDR2 sendiri lebih dulu  digunakan pada beberapa perangkat antarmuka grafik, dan baru pada akhirnya diperkenalkan penggunaannya pada teknologi RAM. Dan teknologi DDR2 ini tidak kompatibel dengan memori DDR sehingga penggunaannya pun hanya bisa dilakukan pada komputer yang memang mendukung DDR2.

15. DDR3 RAM
RAM DDR3 ini memiliki kebutuhan daya yang berkurang sekitar 16% dibandingkan dengan DDR2. Hal tersebut disebabkan karena DDR3 sudah menggunakan teknologi 90 nm sehingga konsusmsi daya yang diperlukan hanya 1.5v, lebih sedikit jika dibandingkan dengan DDR2 1.8v dan DDR 2.5v. Secara teori, kecepatan yang dimiliki oleh RAM ini memang cukup memukau. Ia mampu mentransfer data dengan clock efektif sebesar 800-1600 MHz. Pada clock 400-800 MHz, jauh lebih tinggi dibandingkan DDR2 sebesar 400-1066 MHz (200- 533 MHz) dan DDR sebesar 200-600 MHz (100-300 MHz). Prototipe dari DDR3 yang memiliki 240 pin. Ini sebenarnya sudah diperkenalkan sejak lama pada awal tahun 2005. Namun, produknya sendiri benar-benar muncul pada pertengahan tahun 2007 bersamaan dengan motherboard yang menggunakan chipset Intel P35 Bearlake dan pada motherboard tersebut sudah mendukung slot DIMM

EVOLUSI MODUL
Selain mengalami perkembangan pada sisi kemampuan, teknik pengolahan modul memori juga dikembangkan. Dari yang sederhana yaitu SIMM sampai RIMM. Berikut penjelasan singkatnya.

1. S I M M
Kependekan dari Single In-Line Memory Module, artinya modul atau chip memori ditempelkan pada salah satu sisi sirkuit PCB. Memori jenis ini hanya mempunyai jumlah kaki (pin) sebanyak 30 dan 72 buah.
SIMM 30 pin berupa FPM DRAM, banyak digunakan pada sistem berbasis prosessor 386 generasi akhir dan 486 generasi awal. SIM 30 pin berkapasitas 1MB, 4MB dan 16MB.
Sedangkan SIMM 70 pin dapat berupa FPM DRAM maupun EDO DRAM yang digunakan bersama prosessor 486 generasi akhir dan Pentium. SIMM 70 pin diproduksi pada kapasitas 4MB, 8MB, 16MB, 32MB, 64MB dan 128MB.

2. D I M M
Kependekan dari Dual In-Line Memory Module, artinya modul atau chip memori ditempelkan pada kedua sisi PCB, saling berbalikan. Memori DIMM diproduksi dalam 2 bentuk yang berbeda, yaitu dengan jumlah kaki 168 dan 184.
DIMM 168 pin dapat berupa Fast-Page, EDO dan ECC SDRAM, dengan kapasitas mulai dari 8MB, 16MB, 32MB, 64MB dan 128MB. Sementara DIM 184 pin berupa DDR SDRAM.

3. SODIMM
Kependekan dari Small outline Dual In-Line Memory Module. Memori ini pada dasarnya sama dengan DIMM, namun berbeda dalam penggunaannya. Jika DIMM digunakan pada PC, maka SO DIMM digunakan pada laptop / notebook.
SODIMM diproduksi dalam dua jenis,jenis pertama mempunyai jumlah kakai sebanyak 72, dan satunya berjumlah 144 buah

4. RIMM / SORIMM
RIMM dan SORIMM merupakan jenis memori yang dibuat oleh Rambus. RIMM pada dasarnya sama dengan DIMM dan SORIMM mirip dengan SODIMM.
Karena menggunakan teknologi dari Rambus yang terkenal mengutamakan kecepata, memori ini jadi cepat panas sehingga pihak Rambus perlu menambahkan aluminium untuk membantu melepas panas yang dihasilkan oleh memori ini.


20.54
PENGERTIAN VGA


secara kita ketahui Vga card adalah perangkat hardware yang sangat penting bagi komputer-komputer yang kita punya ??
menurut saya sendiri Vga card ituh guna nya untuk  menampilkan gambar ke layar monitor secara speks VGA itu sendiri ??
beberpah jenis vga speks tertentu itu adalah seperti ada yang 256 MHz kecepatan nya sampai 1024 lebih tergantung yang kita ingin kan?

VGA singkatan dari Video Graphics Accelerator, berfungsi untuk mengolah data graphis dan ditampilkan di layar monitor, VGA juga memiliki processor yang dinamakan GPU(Graphics Processing Unit) dan membutuhkan memory juga.
Jaman sekarang motherboard yang beredar dipasaran banayk yang menggunakan VGA onboard sehingga Anda tidak perlu membeli VGA card lagi, hal ini sangat membantu untuk menghemat biaya pengeluaran.
perbedaan antara VGA OB(On Board) dengan VGA yang terpisah dengan motherboard adalah sebagai berikut :


  • VGA OB tidak memiliki memory sendiri sehingga VGA OB menggunakan sebagian kapasitas RAM yang ada di dalam komputer untuk berkerja, sehingga akan membuat kinerja RAM menjadi lambat, tapi sekarang beberapa produsen motherboard sudah meluncurkan motherboard dengan VGA OB dan memiliki memory sendiri.



  • VGA OB mempunyai kinerja yang lebih rendah bila dibandingkan dengan VGA eksternal, tapi jika komputer Anda tidak terlalu digunakan untuk bermain game terutama game 3d yang terbaru yang membutuhkan kapasitas VGA yang lebih besar maka Anda masih bisa menganalkan VGA OB yang Anda miliki, sekarang banyak motherboard dengan VGA OB yang bisa menandingi bahkan mengungguli kinerja VGA eksternal



  • VGA OB berbentuk lebih kecil dengan VGA eksternal, hal ini bertujuan untuk menghemat biaya pembuatannya, ukuran kecil ini biasa disebut dengan microATX(mATX)




Jenis-Jenis VGA :

  1. VGA onboard (VGA yang sudah menyatu dengan motherboard)
  2. VGA PCI (VGA Card Versi lama dengan kapasitas sekitar 1 – 32 MB)
  3. VGA AGP (Accelerated Graphics Port) yaitu VGA yang dipasangkan pada slot AGP
  4. VGA PCI Express (VGA terbaru dan tercepat saat ini

Pengertian Motherboard

20.31


PENGERTIAN MOTHERBOARD

Motherboard atau mainboard merupakan papan utama dimana terdapat komponen-komponen sertachip controller yang bertugas mengatur lalu lintas data dalam sistemmotherboard. Pada Motherboard juga terdapat socket untuk processor , slot-slot yang digunakan untuk pemasangan komponen kartu seperti VGA Card, Sound Card, InternalModem, dan lain-lain.Saat ini banyak merek dan jenis motherboard. Bagi anda yang ingin merakit sendirikomputernya, saya sarankan agar berhati-hati dalam memilih merek dan jenismotherboard. Permasalahan motherboard yang umum terjadi akan dibahas selanjutnyasesuai dengan kasusnya.

Definisi MotherboardMother Board merupakan board/papan induk atau main board dimana semua devicedipasang mulai dari processor, memory, slot-slot untuk ekspansi, dll. Mainboard tak kalah penting dengan prosesor. Jika dimisalkan pada manusia, mainboard adalahrangkaian pembuluh darah dan jaringan urat syaraf pada computer. Mainboard yangkurang baik, akan mengakibatkan tidak maksimalnya kinerja peripheral lain. Oleh karenaitu, pemilihan mainboard yang tepat akan sangat mempengaruhi kinerja computer.
Cara kerja MotherboardDalam system computer, peripheral-peripheral akan saling terkoneksi di dalammainboard dan dapat meneruskan instruksi melalui jalur-jalur pada board. Seluruh peripheral yang terkoneksi akan menjadi sebuah system computer yang utuh. Sementarafungsi mainboard pada umumnya adalah menyalurkan arus input dan arus data yangdiperlukan pada jalannya proses di dalam computer.
Northbridge dan Southbridge
Chipset utama pada mainboard ada dua yaitu Northbridge dan Southbridge. Fungsi Northbridge adalah menjembatani arus data di sekitar main memory dan prosesor danmengatur kerja power management. Sementara fungsi Southbridge adalah mengatur kerja peripheral-peripheral semacam IDE Controller, PCI Bus, AGP, dan fungsi I/O lainnya.• BIOSDalam mainboard ada pula chipset EPROM yang berisi system operasi dasar yaitu BIOS( Basic Input / Output System ). Fungsi BIOS ini adalah melakukan Bootstrap danInisialisasiHardware pada saat booting.

I/O PortsI/O ( Input/Output ) ports merupakan bagian mainboard untuk berinteraksi dengan user melalui media peripheral I/O seperti keyboard, mouse, printer, dan lain sebagainya.Kebanyakan mainboard zaman sekarang selalu memiliki interface PS/2, USB, LPT, PCI,dan Serial. Kesemua ports tersebut memilii karakteristik dan fungsi tersendiri. Intinyauntuk memudahkan user berinteraksi dengancomputer dalam melakukan pekerjaan- pekerjaannya. Yang harus diperhatikan dalam memilih ataupun merakit Mother Board adalah bahwasetiap Motherboard memiliki spesifikasi yang berbeda untuk setiap merek atau typeantara lain :

Setiap Motherboard memiliki pasangan dengan processor tertentu, yaitu type socketatau slot yang tersedia untuk processor.
Kemampuan Motherboard untuk bisa di up-grade sampai dengan kecepatan processor berapa. Umumnya Motherboard mampu untuk di up-grade dengan mengganti processor.Informasi tentang hal ini sangat penting untuk pembelian motherboard dengan pertimbangan untuk bisa di up-grade.
Kapasitas memory RAM yang bisa dipasang pada motherboard semakin besar kapasitas memory yang disediakan semakin menguntungkan.
Slot yang tersedia untuk setiap jenis RAM, misalnya berapa slot yang disediakan untuk EDO RAM, SDRAM, dll.
Setting motherboard secara BIOS ( software ) atau secara jumper setting.
Jumlah slot untuk PCI dan ISA. Slot-slot tersebut sangat bermanfaat untuk penambahan peripheral seperti audio card.
Apakah motherboard support untuk untuk AGP bagi VGA card, support AGP akanlebih menguntungkan untuk persediaan apabila diinginkan peningkatan kemampuangrafisdari computer dengan memasang AGP card.8. Speed Bus untuk memory sampai dengan kecepatan berapa (66, 100, 133, 200, 400Mhz )9. Apakah VGA card dan audio card sudah onboard atau tidak.10. Power Supply untuk Mother Board AT atau ATX atau Baby AT. Beberapa jenis slotatau socket untuk processor antara lain :



INTEL SOCKET

  • Slot 1, Mother Board yang dibuat untuk mendukung Processor P-III dan Celeron.
  • Slot 2, Motherboard yang dibuat untuk mendukung Processor P-II dan Xeon 9.
  • Socket 370, Motherboard yang dibuat untuk mendukung Processor Intel Pentium –III ( Tualatin andCoppermine )/Celeron TM
  • Socket 8, Motherboard yang dibuat untuk mendukung Processor Pentium-II dan Pentium Pro.
  • Socket 423, Motherboard yang dibuat untuk mendukung Processor Pentium-IV
  • Socket 603, Motherboard untuk Processor Pentium IV Xeon
  • Socket LGA 775, Motherboard untuk Processor dual core, core duo, pentium IV, Core 2 Duo, Core 2 Quad.
  • Socket LGA 1155/1156, Motherboard untuk Processor Intel Core i3, i5, i7 (860, 870, 2100, 2600)
  • Socket LGA 1366, Motherboard untuk Processor Intel Core i7 (970,980)
  • Socket LGA 2011, Motherboard untuk Processor Intel Core i7 terbaru dan generasi kedua dari sandy bridge (3930, 3960K)

AMD SOCKET
  • Socket 7, Motherboard yang dibuat untuk mendukung Processor AMD K6-2, AMD K6-3 dan Cyrix M-II serta Pentium MMX
  • Slot A, Motherboard yang dibuat untuk mendukung Processor AMD Athlon, AMD Thunderbird.
  • Socket A, Motherboard yang dibuat untuk mendukung Processor AMD Athlon dan AMD Duron.
  • Socket 754, Motherboard untuk mendukung Processor Athlon 64, Sempron
  • Socket 939, Motherboard yang mendukung untuk Processor Athlon 64, Athlon 64-X2
  • Socket 940, Motherboard yang mendukung Processor Athlon 64 FX 51 (micro PGA)
  • Socket AM2, Motherboard yang mendukung processor Athlon AM2, Athlon X@, Sempron Limited Edition
  • Socket AM3,  Motherboard yang mendukung processor Sempron 140, Athlon IIX2, Athlon II X3, Athlon II X4, Phenom II X2, Phenom II X4, Phenom II X6