Tentang Fan dan Silent Cooling

00.04

  • CFM ?
CFM kepanjangan dari Cubic Feet per Minute. yang berarti seberapa banyak udara yang fan hembuskan, CFM tinggi - berisik begitu juga CFM rendah - silent.. tapi tidak smua CFM tinggi berarti berisik, ada beberapa faktor yg berpengaruh.

  • dBa
dBa kepanjangan dari decibel adjusted, ukuran untuk menyatakan tingkat kebisingan. semakin tinggi CFM, biasa ny semakin tinggi dBa.
  • RPM
RPM - revolutions per minute, besaran RPM mengartikan bahwa berapa banyak fan bisa melakukan putaran satu lingkaran penuh selama satu menit. semakin tinggi RPM, semakin besar tingkat kebisingan nya.

  • Static Pressure
Mungkin ini salah satu yang biasa orang lupakan dalam memilih fan. static pressure adalah seberapa banyak fan menghembuskan dan menghisap udara melewati objek seperti HSF, Rad, dll. semakin besar static pressure, semakin besar pula jumlah udara yg melewati fin hsf atau radiator. static pressure tergantung dari design fan dan turbulensi yang dibuat.Bearings

Sleeve - menggunakan dua sisi yg biasa ny dilumasi dengan oli atau semacam grease untuk mengurangi gesekan. tipe bearings ini kurang tahan lama karena sisi yg bergesekan bisa aus atau pelumas kering. sleeve bearings biasa ny tidak tahan panas, dan posisi pemasangan sangat berpengaruh kecuali vertical. life span sleeve bearing ini sekitar +- 40.000jam - 50 C
biasa ny tipe2 fan sleeve dibandrol dengan harga terjangkau, dan memiliki rpm yg kecil untuk menjaga ketahanan dari fan tersebut.


Bola - bearing yang menggunakan semacam seal yg berisi bola besi, seperti bearings untuk ban sepeda atau motor. umumnya dengan harga yg lebih mahal, dan lebih memiliki ketahanan yang lebih panjang dibanding tipe sleeve. tahan di temperatur yg panas dan lebih sunyi dibanding sleeve bearings di putaran tinggi. life span +- 63.000jam - 50 C


Fluid - yang pasti lebih mahal dari 2 tipe yg diatas. konfigurasi yg lebih rumit dan memiliki life span yg lebih panjang serta durable yg lebih baik dan juga tingkat kebisingan yg rendah. banyak dikenal sebagai S-FDB yg kebanyakan digunakan pada fan Scythe. umumny biasa ditemukan di fan2 Thermalright dan Scythe.




Memilih fan yang tepat

disini kita bagi penempatan fan masing2 untuk kegunaannya.

  1. Fan Casing
  2. Heatsink/Radiator
  3. Silent
  • Fan Casing:

dibagi menjadi dua bagian Intake dan Exhaust

Intake


Yate Loon D12SM-12 - fan ini sangat direkomendasikan karena high CFM dan dengan tingkat kebisingan yg rasional

Coolermaster R4 - fan ini juga memiliki CFM yg lumayan tinggi dan tingkat kebisingan yg sangat rendah (69.69CFM, low to 19dBa). biasa nya memiliki bermacam2 warna led

Scythe Slipstreams - fan yang menyedot udara sangat besar dan tingkat kebisingan masih rasional, untuk casing disarankan 1600rpm karena untuk 1900rpm terlalu berisik untuk casing

Xigmatek XSF/XLF - dengan spek 72CFM & 24dBa, cukup memumpuni sebagai intake casing anda, untuk peminat LED bisa melirik XLF yang tersedia bermacam2 warna

Silverstone SST - salah satu fan favorit saya fan ini cocok sebagai intake dengan spesifikasi 9 blades, up to 110CFM dan tingkat kebisingan 39.5dBa. memudahkan ny pengaturan dengan controller yg ada dalam pake pembelian.

Exhaust


Xigmatek XLF/XSF - XLF dengan spek 61CFM dan XSF 72CFM dan tingkat kebisingan yg rendah +- 20 - 24dBa.

Yate Loon D12SM-12 - seperti yang disebutkan diatas, high CFM but reasonable dBa

Noctua 12 Series - fan mahal tapi berkualitas, silent dan cukup untuk mengeluarkan panas PC anda keluar, disertakan adjustable controller dalam paket pembelian.

Scythe S-FLEX - salah satu jajaran fan mahal lagi. dengan teknologi S-FDB dari Sony menjadikan fan ini nilai lebih. life span yang panjang dan rendah ny getaran serta tingkat kebisingan yg rendah

Scythe GentleTyphoon - mungkin jarang ditemukan di Indo, mungkin ada yg berminat jd stocker dengan spek +- 55CFM dan 28dBa

Scythe Slipstreams - fan high rpm dengan tingkat kebisingan reasonable sangat direkomendasikan dijadikan exhaust pembuang panas keluar.

*notes : utk pemilihan intake dan exhaust tdk ada patokan utama, semua fan yg disebutkan bersifat flexibel digunakan baik intake maupun exhaust

  • Heatsinks

untuk diperhatikan, fan yang cocok untuk hsf, dilihat dari besaran static pressure ny. bukan semata CFM
karena fan yg memiliki CFM lebih rendah tetapi memiliki static pressure yg besar menjadikan proses pendinginan lebih baik daripada fan dengan CFM tinggi tapi memiliki static pressure yg lebih rendah.
contoh kecil, scythe s-flex dan scythe slipstreams, s-flex memiliki cfm yg lebih rendah tetapi static pressure yg besar, dibandingkan dengan slipstreams yg memiliki cfm lebih tinggi tetapi static pressure yg kecil. dilihat dari ukuran, fan yg berukuran 120x120x38mm biasany memiliki static pressure yg lebih besar ketimbang 120x120x25mm.

Single Fan

Sanyo Denki H1011 - static pressure dan dengan spek yg bisa dibilang tapi hanya membutuhkan 0.5A sangat direkomendasikan untuk mendinginkan radiator atau heatsink. tapi mungkin sulit ditemukan di Indonesia

Sanyo Denki H101 - versi terbaru dari H1011, dengan static pressure yg lebih besar dengan CFM yg lebih kecil

NMB-MAT Panaflo - fan yang bagus untuk heatsink, memiliki static pressure yg besar walau tidak sebesar san aces tapi tetap menjadikan fan ini salah satu rekomendasi.

Delta - siapa yg ngga tahu dengan nama fan ini, terkenal dengan tingkat kebisingan ny CFM yg sangat sangat tinggi dengan static pressure yg sangat besar tapi sayang tingkat kebisingan ny udah kyk di pabrik
disarankan menggunakan fan controller atau earbud

Silverstone FM122 - silverstone ? 9 blades dengan adjustable controller, fan ini bisa mencapai 107CFM dan static pressure 5,68mmH2O, nice fan tapi sayang blum tersedia ny di Indonesia

Push Pull Setup

seperti kita lihat diatas, fan dengan ukuran 120x120x38mm mendominasi untuk best rekomendasi untuk heatsink. tapi mungkin tingkat kebisingan masing2 berbeda2, salah satu solusi ny ada push pull mungkin dengan tinggat kebisingan yg lebih rendah

Scythe S-FLEX F - masih bisa ditemukan di beberapa toko Indonesia, salah satu fan yg direkomendasikan yg memiliki besaran static pressure yg besar untuk ukuran fan 120x25mm, cocok untuk konfigurasi push pull

Scythe GentleTyphoon - dengan blades yg unik, menjadikan fan ini menjadi kombinasi yg baik untuk push pull, juga memiliki static pressure yg besar untuk ukuran fan 120x25mm

SilverStone SST-FM121 - sebelum ny sudah dibahas, fan ini sangat cocok untuk konfigurasi push pull dengan besaran static pressure 3.26mm. sangat sangat direkomendasikan

Noctua P12 - fan ini juga dibundle dengan adjustable fan controller, sangat2 silent tetapi memiliki cfm yg besar. besaran static pressure +- 1,68mm, cukup baik untuk fan 120x25mm

Akasa Apache AK-FN057 - fan yang belum saya temukan dipasaran Indonesia, tetapi melihat design blade dan ukuran fan, mengingatkan saya dengan salah satu fan spek yang sangat baik dengan static pressure 2.64mmH2O. fan ini sangat cocok untuk push pull dengan konsep silent

Silent Cooling

mungkin cukup banyak peminat silent cooling, seperti pada pecinta HTPC yg lebih mengutamakan kenyamaan telinga ditengah menikmati hiburan

untuk konsep ini, saya merekomendasikan Noctua P12

- Fan Ter-Silent dinominasikan untuk Noctua NF-S12B
- Best Fan untuk Radiator Delta TFB1212GHE-F00

Single Rail Versus Multiple +12V Rails

23.12


Pada kebanyakan PSU, multiple rail hanyalah sebuah PSU dengan satu sumber +12V yang kemudian dibagi menjadi output multiple +12V dan setiap output railnya memiliki batas kemampuan sendiri. Hanya sedikit PSU yang benar-benar memiliki 2 sumber +12V, umumnya PSU tersebut adalah PSU dengan output tinggi. Dua sumber tersebut kemudian dibagi lagi untuk membentuk rail +12V lain, menjadi 3 rail, 4 rail, 5 rail atau bahkan 8 rail. Intinya PSU yang benar-benar memiliki multiple rail sangat jarang dan kalaupun ada semuanya merupakan PSU 1000W+. Pada kasus lain, ada juga PSU dengan dua output rail +12V yang kemudian dikombinasikan untuk membuat satu ouput rail +12V yang besar.

Rail +12V dibagi menjadi beberapa rail dengan alasan keamanan. Distribusi panas akan lebih baik jika panas disalurkan ke banyak rail. Hal ini mencegah hubungan arus pendek. Tujuan pembagian rail sama dengan tujuan memasang circuit breaker (sekering) lebih dari satu pada sebuah bangunan atau rumah yang besar.

Ada juga produsen PSU yang mengklaim bahwa PSU-nya memiliki multiple rail, tetapi sebenarnya hanya ada satu rail saja. Pertimbangan ini dilakukan karena komponen yang digunakan untuk membagi rail membutuhkan biaya lebih besar dibandingkan dengan komponen single rail.

PSU multiple rail sering dikatakan memiliki output yang lebih stabil dan bersih dari noise. Hal ini tidaklah benar, karena PSU single rail juga dapat menghasilkan output yang stabil dan bersih. Kata-kata “output yang lebih stabil dan bersih” dipakai karena dianggap lebih enak didengar dibandingkan dengan “tidak mudah meyebabkan kebakaran”. Seperti yang dikatakan sebelumnya, PSU biasanya hanya memiliki satu sumber +12V dan biasanya tidak ada proses filtering tambahan yang dipasang ketika rail itu dibagi, tambahan inilah yang jika benar-benar ada pada PSU multiple rail, akan mebuat PSU multiple rail lebih stabil daripada single rail.

Beberapa orang menganggap PSU single rail lebih baik. Dalam beberapa kasus, sebagai contoh, produsen membuat PSU 750W dengan 4 rail +12V yang dalam teori memiliki power yang banyak untuk sebuah hi-end PC Gaming. Produsen ini mengikuti standar EPS yang merupakan standar server, bukan standar PC Gaming. PSU tersebut memiliki 4 konektor PCIe yang semuanya mengambil sumber dari satu rail +12V, bukan dari 2 atau 3 rail. Pada saat gamers menggunakan PSU tersebut untuk mentenagai sebuah PC dengan konfigurasi dual GPU sekelas nVidia GTX series, PSU tersebut shutdown tiba-tiba pada saat dipakai untuk bermain game. Hal ini dikarenakan total ampere yang ada pada rail yang menjadi sumber 4 konektor PCIe tidak mampu memberikan daya untuk dua graphic card yang digunakan (GPU sekelas GTX series membutuhkan 2 konektor 6-pin dengan daya besar). Seharusnya, PSU multiple rail 750W untuk hi-end PC Gaming dengan konfigurasi dual GPU harus membuat 4 konektor PCIe mereka bersumber dari dua rail atau lebih, jangan hanya pada satu rail +12V. Jika mereka tidak ingin melakukan hal tersebut,mereka seharusnya menaruh jumlah ampere yang lebih besar pada rail +12V yang digunakan untuk 4 konektor PCIe daripada ketiga rail lain. PSU 750W single rail yang berkualitas dengan total ampere yang besar tidak bermasalah dengan kasus ini, karena walaupun suplai daya 1 rail terbagi untuk komponen lain selain graphic card, total output dari ampere yang besar dapat memberi tenaga dual GPU yang haus daya. Kembali lagi pada pernyataan di atas bahwa akan lebih murah membuat PSU single rail dibandingkan multiple rail, produsen PSU membuat isu bahwa single rail lebih baik dari multiple rail, isu tersebut didukung oleh kasus di atas.

Dari kasus di atas, multiple rail sangatlah tidak menguntungkan, oleh karena itu single rail lebih baik daripada multiple rail. Jika anda mengikuti pernyataan ini,anda salah besar! Karena jika PSU multiple rail memiliki pembagian rail dan letak perkabelan yang baik, masalah di atas tidak akan timbul. Contohnya adalah FSP Epsilon 700W, PSU ini memiliki 2 konektor PCIe yang bersumber dari dua rail +12V dengan total ampere 18A yang hampir 3 kali lebih besar daripada standar desain total power konektor PCIe. Hal ini sangat menguntungkan karena kita tidak perlu khawatir akan pembagian daya, 1 rail +12V hanya mentenagai CPU, satu rail lain mentenagai motherboard, HDD, ODD dan fan, sehingga dengan dua konektor PCIe yang bersumber dari dua rail sisanya, kita dapat menggunakannya untuk konfigurasi dual GPU hi-end tanpa khawatir kekurangan daya karena rail untuk konektor PCIe murni hanya menyuplai daya untuk GPU, tidak berbagi untuk komponen lain. Tapi masalah akan timbul pada saat kita akan menggunakan konfigurasi dual GPU yang satu GPU-nya saja menggunakan dua konektor PCIe. Walaupun wattage-nya cukup, kita tidak bisa mencukupi kebutuhan konektor sisanya dengan menggunakan adapater molex to PCIe, karena power yang ada pada adapter PCIe berasal dari rail yang menyuplai daya untuk komponen lain macam HDD dan ODD. Walaupun graphic card mendapatkan daya yang cukup, komponen lainnya akan kekurangan daya yang dapat menyebabkan ketidakstabilan dan bahkan kerusakan. Oleh karena itu, dibutuhkan ketelitian pada saat kita berniat memilih PSU multiple rail untuk konfigurasi dual GPU dengan GPU yang haus daya. Hal yang sama juga akan terjadi pada PSU single rail jika PSU tersebut memiliki total ampere +12V yang kurang besar.

Konfigurasi umum PSU multiple rail +12V:

2 x 12V
Ini merupakan spesifikasi original ATX12V untuk pembagian rail +12V.
1 rail untuk CPU, 1 rail untuk yang lainnya.
Konfigurasi “jadul”, kurang handal untuk menangani kebutuhan PC jaman sekarang, karena hanya satu rail yang digunakan untuk mentenagai komponen lain selain CPU, termasuk GPU dengan tambahan konektor PCIe.

3 x 12V
Modifikasi dari spesifikasi ATX12V dengan mengambil pertimbangan konektor PCIe.1 rail untuk CPU, 1 rail untuk komponen lain, 1 rail lagi hanya untuk konektor-konektor PCIe.Sempurna untuk konfigurasi multi GPU, tetapi tidak untuk PC yang membutuhkan lebih dari 2 konektor PCIe.
Dua konfigurasi di atas biasanya hanya ada pada PSU di bawah 600W.

4 x 12V (konfigurasi original EPS12V)
Hanya ada pada PSU yang benar-benar menerapkan spesifikasi EPS12V (server).
Karena aplikasi umum server menggunakan lebih dari satu processor, 2 rail digunakan hanya untuk CPU yang disalurkan melalui konektor 8-pin. 1 rail untuk konektor 24-pin dan SATA, 1 rail lagi hanya untuk molex.
Sangat tidak bagus untuk PC hi-end dengan konfigurasi dual GPU, karena GPU akan mendapat daya yang terbagi dengan komponen lain.
Untuk non-server,konfigurasi ini sudah tidak ada lagi dipasaran.
Biasanya ada pada PSU antara 600W sampai 850W.

4 x 12V (konfigurasi “enthusiast” PC)
Modifikasi dari spesifikasi ATX12V, mirip dengan konfigurasi 3 x 12V, namun pada konfigurasi ini, konektor-konektor PCIe ditaruh juga pada 1 rail lagi.
Jika PSU memiliki 3 konektor PCIe atau 8-pin PCIe, biasanya setiap rail +12V tidak akan memiliki daya hanya 20A.
Biasanya ada pada PSU 700W sampai 1000W (untuk 800W ke atas, sudah pasti akan memiliki lebih dari 20A di setiap railnya pada konfigurasi ini).

5 x 12V
Konfigurasi ini dapat disebut EPS12V/ATX12V hybrid.
Dual processor tetap mendapatkan railnya seperti konfigurasi original EPS12V, tetapi konektor PCIe juga mendapatkan railnya sendiri.
Biasanya konfigurasi ini ditemukan pada PSU 850W sampai 1000W.


6 x 12V
Ini adalah konfigurasi yang paling besar karena mencukupi standar ATX dan juga dapat mentenagai 4 sampai 6 konektor PCIe pada 2 railnya.
2 rail untuk CPU, 2 rail untuk molex, SATA dan konektor 20 + 4 pin, 2 rail lagi untuk konektor PCIe. Biasanya hanya ada pada PSU dengan daya lebih dari 1000W.

Penyebab Rusaknya DVD ROOM / DVD RW

19.37
Ciri-ciri DVD ROOM / DVD RW rusak :

  • Tidak mampu membaca keping DVD secara sempurna, atau "not responding" jika dipaksakan untuk membaca file dari DVD.
  • Putaran motor dynamo kencang tapi keping DVD tidak terbaca. Tanda optic DVDROM atau DVDRW lemah sehingga motor menaikkan RPM berusaha mengimbangi optic yg lemah tersebut. 
  • Putaran motor dynamo DVDROM/DVDRW tersendat-sendat, kadang terdengar berputar kencang tapi kadang lambat disertai lampu indikator berkedip cepat. Sehingga pembacaan data dari keping DVD tidak optimal. 
  • DVDRW seringkali membutuhkan waktu lebih lama dari biasanya jika dipakai burrning, atau bahkan sering GAGAL di tengah-tengah proses burning. 
  • DVDRW hanya bisa membaca CD tetapi tidak mampu membaca keping DVD. Juga salah satu tanda optic lemah. 
  • DVDRW bisa digunakan untuk membaca CD/DVD tetapi tidak bisa digunakan untuk burning. 
  • Kerusakan pada motor dynamo dimana motor sudah tidak mampu memutar keping CD/DVD sama sekali. 
  • DVDROOM/DVDRW tidak bisa terbuka sama sekali. Hanya kedip-kedip tapi tidak bisa di eject meskipun di dalamnya tidak ada CD/DVD yang nyangkut. 

AKIBAT DVD ROOM / DVD RW yang rusak : 


  • Keping DVD menjadi baret dikarenakan putaran motor yang kencang untuk mengimbangi optic yang lemah. 
  • Gagal install game tertentu dengan kondisi sering berhenti / NOT RESPONDING di tengah-tengah proses baca/copy data dari cd/dvd. 
  • Gagal install OS (windows) karena data ada yang tidak terbaca sempurna dari keping CD/DVD ketika proses instalasi. Bisa jadi malah ter-install tapi corrupt karena tidak semua data dari cd/dvd windows tercopy sempurna ke hardisk. 
  • Pastinya tidak baca keping CD/DVD. 
  • Bisa baca keping CD atau DVD tapi gak mampu dipakai copy file ke hardisk. 
  • Gagal burning atau error di tengah proses burning. 

Penyebab rusaknya DVD 


  • PSU kurang memberi daya kepada motor DVDROOM/DVDRW sehingga motor bekerja "extra keras" dan pastinya umurnya jadi pendek. 
  • Kurang daya juga menyebabkan proses burning menjadi tidak stabil. Karena itu gunakan PSU yang pure dan berkualitas. Gak cuma mainboard/prosesor/hardisk/RAM yang makan listrik. DVDROM/DVDRW jg makan listrik 
  • Sering dipakai untuk menonton film baik itu DVD original maupun bajakan karena optic bekerja terus menerus selama kita nonton (ini trouble umum pengguna CDROM/CDRW/DVDROOM/DVDRW). Bayangin aja buat burning yg cm 15menit aja si motor/optic DVDROM jadi panas, apalagi buat nonton film 1jam 30menit. Pastinya cepet koit si optic atau motornya 
  • Sering dipakai burning CD/DVD, biasanya ada batas maksimum berapa keping CD/DVD yang mampu di burn oleh mesin DVDRW. 
  • Suhu kamar lembab sehingga ada kemungkinan korslet atau optic berjamur. 
  • Seringkali buka DVDROOM/DVDRW tapi lupa nutup sampai pagi sehingga debu masuk dan menutup optic. 
  • Kurang dirawat / jarang dibersihkan DVDROOM-nya. Minimal cek kalau pas buka DVDROOM dan bersihkan jika memang ada debu. 
  • Kabel SATA atau power tidak tertancap dengan baik atau kendor. Bisa menimbulkan korsleting atau kurang daya ketika baca data dari keping CD/DVD. 
  • DVDROOM sering dipaksa membaca keping CD/DVD yang sudah baret/berjamur/bernoda dimakan usia.

Ciri ciri keping DVD rusak :

  • Ada baret atau garis halus 
  • Ada noda hitam atau coklat tua di piringan CD/DVD. 
  • Ada noda putih atau berjamur di kepingan CD/DVD. 
  • CD/DVD sedikit bengkok karena tertekan oleh sesuatu yg tidak rata dalam jangka waktu lama. 
  • Pecah atau retak. 
  • Ketika mau dibaca oleh DVDROM/DVDRW terdapat tulisan "cyclic redundancy check error". 

Akibat keping DVD yang rusak : 
  • Data tidak bisa terbaca oleh DVDROM. 
  • Jika dipaksa membaca DVD yang bernoda/berjamur/baret maka siap-siap 
  • DVDROM/DVDRW agan yang akan ikut rusak.
  • Jika sudah dirasa tidak layak pakai sebaiknya buang keping CD atau DVD agan karena jika dipaksa untuk dibaca juga mengurangi kemampuan optic DVDROM/DVDRW untuk membaca/menulis data. 
Penyebab keping DVD menjadi rusak : 

  • Defect atau cacat pabrik, cirinya keping CD/DVD itu kosong (new/baru) tapi jika dimasukkan ke dalam mesin DVDROM/DVDRW tidak terbaca sama sekali seolah-olah tidak ada CD/DVD-nya. Keping seperti ini wajib dibuang karena tdk bisa dipakai burning. 
  • Disimpan di tempat yang tidak layak (lembab) sehingga cepat berjamur. 
  • Diletakkan sembarangan misal di lantai, di meja yang banyak debu, di gantung. 
  • Bagian dvd yang untuk dibaca oleh optic sering dipegang-pegang tangan sehingga noda menempel di lapisan tersebut yang bila tidak segera dibersihkan bisa menyebabkan jamur/noda permanen. 


Apa beda -R, +R, dan RW ?

Saat inI hampir semua CD/DVD writer sudah bisa menulis dan membaca semua jenis format DVD. Hal ini ditandai dengan adanya logo DVD±RW. Sehingga jika ada logo tersebut, harusnya tidak ada masalah ketika kita memilih jenis -R atau +R. Mengenai penjelasan tanda ini sebagai berikut :

1) Arti huruf R pada keping CD/DV
R : tanda ‘R’ sendiri merupakan singkatan dari Recordable. Disini disk dapat digunakan untuk menyimpan data dan sebaliknya jika tidak ada tanda R, maka tidak bisa menyimpan.

2) CD/DVD-R
-R : Tanda Minus baik CD/DVD merupakan single session disk. Artinya kita tidak dapat menambahkan data lain jika sudah di gunakan, meskipun masih ada sisa penyimpanan. Kadang ada media yang bisa melakukan penyimpanan Multi session di disk jenis -R ini, tetapi hasilnya tidak semua media mampu membacanya, kadang hanya session pertama yang terbaca atau tidak ada sama sekali.

3) CD/DVD+R
+R : Tanda Plus ditujukan untuk Multisession, artinya kita dapat menggunakan space kosong yang masih tersedia di disk. Setiap session baru dapat ditambahkan di session yang sudah ada atau membuat session baru. Sebagai bonus, ketika session baru disimpan, dapat memerintahkan untuk “menghapus” session yang lama. Hapus ini maksudnya memerintahkan media player untuk mengabaikan isi datanya.

4) keping CDRW/DVDRW
RW : merupakan singkatan dari ReWritable, artinya disk ini menggunakan material khusus sehingga datanya dapat dihapus kemudian digunakan untuk menyimpan data baru atau dapat juga di tumpuk dengan data lain. Ada batasan tertentu seberapa banyak (kali) penghapusan data bisa dilakukan.

Selain itu DVD+R mempunyai beberapa kelebihan, seperti misalnya lebih akurat pada kecepatan tinggi dibanding DVD-R, kemudian juga manajemen error yang lebih baik, serta hasil burning (penyimpanan) data mempunyai tingkat kerusakan yang lebih kecil.

Melihat perbedaan diatas, maka DVD+R mempunyai keunggulan dibanding DVD-R, sehingga biasanya harganya pun lebih mahal dan mempunyai beberapa keunggulan. Tetapi karena DVD-R lebih dulu hadir ( 5 tahun ) daripada DVD+R, maka format ini kadang yang sering digunakan (lebijh mendukung media player lama).

SoundCard recomended Bangun HTPC

19.12
HTPC ato Home Theatre PC ini istilah yang cukup baru buat komputer, singkatnya itu mempergunakan PC desktop kita supaya bisa dijadiin home theater mesin.  Jadi kita bisa nonton film ato denger lagu. Feature yang ditawarkan sih gak cuma itu aja sih.  HTPC juga bisa digunakan buat main game, ngerjain tugas tugas kuliah/kantor, chatting dll. HTPC biasanya yang di utamakan itu qualitas soundcard, speaker sama storage... 

Soundcard 

Soundcard di pc ini gunanya buat memberikan output suara yang nantinya bisa di colokin ke speaker. Saat ini udah mulai banyak soundcard2x yang memiliki output coaxial, spdif/digital atau 2.5mm jack biasa.. 

Dan kebanyakan dari soundcard udah mendukung channel sampe 6 (atau 5.1). Kalo beli motherboard baru keluaran pertengahan 2008, rata rata hampir semua motherboard telah dilengkapi soundcard yang mendukung sampai 5.1 (bahkan juga dilengkapi digital out/spidf). 

Cuma kualitas soundcard bawaan dari motherboard (onboard) tidak dapat menghasilkan suara sebaik soundcard 3rd party. Nah Soundcard (selanjutnya di singkat aja ya jadi SC) 3rd party ada macem macem. Cuma yang berkualitas hanya beberapa.. yang bisa dikategorikan top tier itu biasanya keluaran Onkyo, Creative (X-Fi series nya), Asus, Azuentech.. 

Ini beberapa soundcard yang bisa dijadiin pertimbangan.. 

1. Auzentech Prelude 7.1 



















Gambar2x yang diatas tuh Soundcard dari Auzentech namanya Prelude 7.1. Dari namanya udah terlihat jelas kalo SC ini bisa mendukung sampai 8 channel 7.1. 

Salah satu kelebihan SC ini adalah OPAMPS yang bisa diganti ganti.

Singkatnya OPAMPS itu semacam amplifier yang mempengaruhi signal analog dari SC = Better OPAMPS means better sound quality. Gwa sendiri sih udah coba SC ini, dan gwa sangat sangat puas dengan apa yang gwa bayar. SC ini tidak mengecewakan, gwa dulu bisa dibilang early adopter SC ini. Gwa pake SC ini dari Auzentech baru keluarin driver yang masih belum 'mature'. Cuma sekarang Auzentech udah merevisi drivernya sehingga banyak banyak feature yang dapat digunakan 

fitur fitur yang membuat SC ini mendapatkan banyak penghargaan itu dsb.

- EAX 5.0 
- Dolby Digital Live 
- DTS Interactive & DTS NEO:PC 
- SC ini mengunakan chipset dari X-Fi 

2. Asus Xonar HDAV 1.3 Deluxe 







Asus Xonar keluar dalam beberapa varian mulai dari Xonar D2/D2X (D2 untuk slot PCI-e, D2X untuk slot PCI biasa), Xonar HDAV 1.3, Xonar HDAV 1.3 Deluxe 

Memang membingungkan, cuma yang paling menonjol itu adalah Asus Xonar HDAV 1.3 Deluxe dan Xonar D2X 

Perbedaan dari Xonar 1.3 biasa dengan yang Deluxe itu cuma tentang banyaknya channel yang bisa didukung. Xonar HDAV 1.3 hanya mendukung 5.1 biasa, sementara yang Xonar HDAV 1.3 Deluxe mampu mendukung sampai 7.1 
Asus Xonar ini sudah mendukung fitur 

- Dolby Digital Plus 
- Dolby True HD 
- DTS HD (High Definition Audio) 
- DTS HD (Master Audio) 
- output HDMI 1.3 

3. Asus Xonar D2/PM 

vs


Asus Xonar D2/PM ini kk nya Asus Xonar HDAV 1.3 Deluxe. Asus Xonar D2 keluar 2 versi (Asus Xonar D2X dan Asus Xonar D2/PM). Perbedaannya itu Asus D2X menggunakan slot PCI Express sedangkat Asus Xonar D2/PM menggunakan slot PCI biasa. 


Fitur fitur yang di bawa Asus Xonar D2/PM ini dsb 

- DOlby Digital Live 
- Dolby Prologic IIx 
- Dolby Digital Virtual Speaker 
- Dolby Headphones 
- DTS (COnnect, Neo:PC, Interactive) 
- EAX 2.0 support 

banyak logo logo menarik lainnya yang menempel di SC ini. 

4. Onkyo 200PCI 100th Anniversary Limited Edition 
Onkyo emang terkenal dengan product audio mereka dari Amplifire, Player, dsb... Product SC dari Onkyo emang lebih jarang terdengar di telinga kita soalnya ini lebih banyak di jual di Jepang sana. Dan hanya beberapa toko online yang menjual product ini. 

Onkyo 200PCI Ltd (limited edtion) ini mirip dengan varian Onkyo 200PCI biasa yang keluar 2 tahun sebelum nya. Versi limited ini menggunakan kapasitor yang lebih baik dibandingkan kk nya 200PCI. 

SC ini menggunakan teknologi yang dinamakan VLSC (Vector Linear Shaping Circuitry). Yang fungsinya menghilangkan digital noise sebelum di encode ke analog signal 

lihat gambar biar lebih jelas 


Onkyo 200PCI Ltd ini mampu mendukung channel 7.1 juga (melalui digital output) dan dapat digunakan di Windows Vista melalui driver update. dan juga memiliki casing tembaga. 

Fitur lain dari Onkyo 
- EAX (gak tau EAX versi berapa) 
- A3D ?? ??? 

Rumor yang beredar sih nih SC bagus banget. mampu menghasilkan qualitas suara yang indah.

5. Creative X-Fi 
X-Fi Titanium

X-Fi Titanium Fatality

Creative merupakan pemain lama di bidang soundcard PC, dulunya lebih dikenal dengan nama Sound Blaster. Namun belakangan product yang populer di pasar itu Creative X-Fi. 

Creative X-Fi series terdiri dari berbagai macam. Ditujukan mulai dari kelas casual sampai professional, bahkan hardcore. 

X-Fi Titanium Series merupakan product andalan dari Creative yang bisa dibilang sangat bersaing sama Asus, Azuentech maupun Onkyo. 

Berbeda dengan series X-Fi biasa (X-Fi OEM, X-Fi Xtreme Gamer, dst...) X-Fi titanium Series udah mendukung sampai channel 7.1 

X-Fi Titanium ada 2 jenis. X-Fi Titanium dan X-Fi Titanium Fatality Pro Seris

Jenis-Jenis Harddisk

18.55

  • IDE
IDE (Integrated Drive Electronics) merupakan standar interface antara bus data motherboard komputer dengan disk storage. IDE interface di buat berdasarkan IBM PC Industry Standard Architecture (ISA) 16-bit bus. Interface dari IDE adalah interface untuk storage devices yang dapat teringrasi untuk disk atau CD-ROM drive. Walaupun IDE merupakan teknologi yang umum, kebanyakan orang menggunakan istilah IDE untuk merujuk pada spesifikasi ATA. Sedangkan AHCI (Advance Host Controller Interface) merupakan mekanisme hardware yang membolehkan software untuk berkomunikasi dengan SATA seperti host bus adapter yang didesain untuk hot-plugin dan native command queuing(NCQ) yang dapat menaikan kemampuan komputer/sistem/hard disk terutama dalam lingkungan multi tasking dengan cara membolehkan drive untuk menjalankan perintah baca tulis yang dikirim secara acak dengan tujuan untuk optimalisasi perpindahan head pada proses pembacaan. AHCI telah di dukung oleh berbagai sistem operasi seperti Windows Vista dan Linux kernel 2.6.19.

  • ATA (Advanced Technology Attachment )
Kebanyakan type drive yang digunakan oleh para pengguna komputer adalah tipe ATA (dikenal dengan IDE drive). Tipe ATA di buat berdasarkan standart tahun 1986 dengan menggunakan 16 bit paralel dan terus berkembang dengan penambahan kecepatan transfer dan ukuran sebuah disk. Standart terakhir adalah ATA-7 yang dikenalkan pertama kali pada tahun 2001 oleh komite T13(komite yang bertanggung jawab menentukan standart ATA). Tipe ATA-7 memiliki data transfer sebesar 133 MB/sec. kemudian selama tahun 2000 ditentukan standar untuk paralel ATA yang memiliki data rate sebesar 133 MB/sec, tapi paralel ATA terdapat banyak masalah hal singnal timin, EMI(electromognetic interference) dan intergitas data. Kemudian para industri berusaha menyelesaikan masalah yang di timbulkan oleh paralel ATA dan di buat standar baru yang di sebut Serial ATA (SATA)

ATA (Advanced Technology Attachment) menggunakan 16 bit paralel digunakan untuk mengontrol peralatan komputer, dan telah di pakai selama 18 tahun lebih sebagai standar. Perbedaan SATA dan ATA yang paling mudah adalah kabel data dan power yang berbeda.

Standar ATA, seperti 200GB Western Digital Model, mempunyai dua inch kabel ribbon dengan 40 pin koneksi data dan membutuhkan 5V untuk setiap pin dari 4 pin connection. Sedangkan SATA seperti 120 GB western Digital Model mempunyai lebar setengah inci, 7 connector data connection sehingga lebih tipis dan mudah untuk mengatur kebel datanya. Kabel data SATA mempunyai panjang maksimal 1 meter (39.37 inci) lebih panjang dari ATA yang hanya 18 inci.

  • SATA (Serial-ATA )
SATA dengan 15 pin kabel power dengan 250 mV, tampaknya memerlukan daya lebih banyak di bandingkan dengan 4 pin ATA, tapi dalam kenyataanya sama saja. Dan kemampuan SATA yang paling bagus adalah tercapainya maximum bandwith yang mungkin yaitu sebesar 150 MB/sec

Keuntungan lainya dari SATA adalah SATA di buat dengan kemampuan hot-swap sehinga dapat mematikan dan menyalakan tanpa melakukan shut down pada sistem komputer.

Sedangkan dalam harga, drive SATA lebih mahal sedikit di bandingkan drive ATA , kesimpulanya SATA lebih memiliki keuntungan dibandingkan ATA dalam connector, tenaga, dan yang paling penting performanya. Sekarang standar ATA telah mulai di tinggalkan dan produsen memilih standart SATA.

Inspirated from Dukom

  • Hardisk SSD
Seperti yang kita ketahui bahwa Harddisk yang selama ini kita gunakan sebagai media penyimpanan masih mempunyai bagian mekanik didalamnya, sedangkan media SSD (Solid State Disk) sudah menggunakan teknologi seperti USB Drive atau memori komputer. Bila Anda perhatikan bahwa media seperti USB Drive ini tidak memiliki bagian yang bergerak.

Intel menggandeng pabrikan asal Taiwan yaitu Kingston untuk memasarkan SSD Intel sehingga kehadiran kedua nama tersebut menjadikan pasar SSD makin bertambah. Nama yang sudah tidak asing lagi di dunia SSD adalah Sandisk, Samsung, Imation, Toshiba dan bahkan Seagate pun akan merambah juga ke pasar SSD ini. Memang kedepannya media penyimpanan akan lebih mengarah ke SSD karena memiliki banyak keunggulan dibandingkan media penyimpanan saat ini seperti Harddisk.

Berikut ada beberapa keunggulan SSD dibandingkan dengan Harddisk mekanik, yaitu:

1. Konsumsi daya (power) SSD lebih sedikit bila dibandingkan HDD sehingga SSD lebih sesuai dipakai untuk piranti mobile. Artinya baterai dari piranti tersebut akan dapat bertahan lebih lama diantara waktu charging (pengisian baterai).

2. SSD memiliki umur data lebih panjang dan lebih tahan banting dibanding HDD. Dengan SSD maka pengguna terhindar dari kehilangan data karena misal adanya benturan ringan di notebooknya.

3. SSD memiliki read and write speed yang relative lebih tinggi daripada HDD. Hal ini berarti dengan SSD maka Anda tidak perlu menunggu lama saat booting komputer setelah tombol ON ditekan.

4. SSD memiliki bagian yang tidak bergerak sehingga mengakibatkan lebih tidak “brisik” dan lebih tidak sepanas HDD.

Memang diakui bahwa saat ini media penyimpanan SSD ini masih tergolong lebih mahal dan apalagi kapasitas maksimum SSD masih terbatas di pasaran.

  • SCSI (Small Computer System Interface) 
Merupakan interface hardisk yang umum digunakan pada PC Server. SCSI masih menggunakan teknologi parallel, tetapi lebih cepat dan efisien dibandingkan ATA dalam pengolahan data – data kapasitas besar.
Pada satu kabel SCSI dapat diinstalasikan sekita 15 device sekaligus dengan panjang 1,5 meter. SCSI mempunyai beberapa tipe seperti SCSI ultra 160 (transfer rate 160 MB/s)dan SCSI Ultra 320 (transfer rate 320 MB/s). SCSI juga mempunyai 2 macam konektor, yaitu SCSI 68 pin (paling sering digunakan) dan 80 pin single connector attacment (SCA). Saat ini teknologi SCSI mulai digantikan dengan Serial Attached SCSI (SAS).



  • SAS (Serial Attached SCSI)
merupakan interface yang menggabungkan feature SCSI dan Serial ATA. SAS menggunakan port konektor mirip SATA dan transfer rate yang lebih baik.
Beberapa keunggulan SAS dibanding SCSI adalah :

SAS memiliki kompaibilitas dengan perangkat – perangkat sebelumnya (backward compatibility) misalnya dengan HDD SATA.
SAS memiliki domain dan ID khusus yang dinamakan Word Wide Name (WWN) yang bersifat unik dan dapat dikenali lewat network/internet (serupa dengan MAC Address pada LAN Card).

Jenis Sound Card

18.42

Sound card adalah sebuah komponen pada komputer yang merubah file suara menjadi suara atau musik. Tanpa sebuah sound card maka komputer tidak akan mampu memainkan lagu MP3 favorit kita atau suara danmusik yang menjadi sebuah background sebuah game atau film.

Sound card sebuah komputer terletak di dalam casing dan terhubung dengan motherboard. Sound card yang terdapat dalam casing komputer tersebut dinamakan komponen internal sound card, begitu pula sebaliknya sound card yang terletak di luar casing komputer disebut eksternal sound card.
Internal sound card komputer dibedakan menjadi dua jenis yakni : Integrated dan Dedicated.

* Integrated Sound Card
Integrated sound card adalah "terintegrasi" di dalam motherboard komputer. Sound card integrated sudah menjadi bagian dari sebuah motherboard, oleh karena itu jenis sound card semacam ini sering disebut sound card onboard.
Karena sound card jenis ini sudah terintegrasi dalam sebuah motherboard maka kebutuhan untuk mendengarkan musik atau suara lain dapat langsung kita nikmati tanpa menambah perangkat apapun. Namun bila anda ingin mendapatkan suara atau musik dengan kualitas premium maka sangat disarankan untuk mengganti jenis sound card semacam ini dengan jenis soundcard dedicated

* Dedicated Sound Card
Tidak seperti sound card yang telah terintegrasi dengan motherboard, dedicated sound card tidak terdapat dalam sebuah motherboard. Sound card jenis ini sama dengan jenis komponen komputer lain yang harus anda beli secara terpisah dengan motherboard. Karena sifat sound card jenis ini yang terpisah dari motherboard maka secara otomatis pengembangan sound card jenis ini tidak dibatasi oleh motherboard. Produsen sound card ini bebas berekspresi dalam hal desain untuk sebuah dedicated sound card. Oleh karena itu jenis ini lebih powerful dibandingkan dengan sound card bawaan mother board. Seringkali orang-orang yang membeli sound card ini adalah mereka yang mempunyai antusiasme yang tinggi terhadap musik yang menginginkan kualitas tinggi pada musik yang dimainkan. Sound card jenis ini biasanya dihubungkan ke motherboard melalui slot PCI atau PCI Express. Tidak menjadi masalah bagi anda yang tidak terlalu memiliki antusiasme yang tinggi terhadap musik untuk memasang sound card jenis on board sepanjang sound card tersebut mampu mendukung semua format suara atau musik.

Pengertian Power Supply dan Fungsinya

18.35


Pengertian

Power Supply dalam komponen elektronika adalah perangkat keras yang berfungsi menyuplai tegangan langsung ke dalam komponen komputer, seperti hardisk, motherboard, DVD Drive, kipas dan komponen komputer lainnya. Power supply merupakan jantung dari sebuah komputer, karena semua sumber daya listrik dari komponen komputer disupply dari power supply.
Power Supply sendiri berfungsi sebagai pengubah dari tegangan listrik AC (Alternating Current) menjadi tegangan (Direct Current), karena hardware komputer hanya dapat beroperasi dengan arus DC. Power supply pada umumnya berupa kotak yang diletakan dibagian belakang atas casing. Besarnya listrik yang mampu ditangani power supply ditentukan oleh dayanya dan dihitung dengan satuan Watt.
Daya power supply berkisar 150 watt sampai 350 watt. Untuk daya 150 watt sudah jarang dijumpai karena hanya digunakan untuk komputer yang sederhana tanpa banyak komponen tambahan. Sedangkan jika dalam sebuah komputer yang memiliki beberapa banyak komponen misal: CD-ROM, CD-RW, dan menggunakan banyak hard disk direkomendasikan menggunakan power supply 300 watt atau lebih besar.
pengertian power supply
Power Supply Komputer mempunyai banyak konektor yang terdiri dari konektor 20 pin ATX , konektor 24 pin ATX, konektor floppy, konektor Aux dan konektor SATA. Pengertian power supply perlu di lakukan perawatan, cara merawat power supply adalah dengan memperhatikan kelancaran fan pada power supply. Karena fan power supply yang mampu mengurangi panas.
Dibawah ini penjelasan tentang fungsi dari masing-masing konektor pengertian power supply :
1. Konektor 20 pin ATX
Konektor ini dihubungkan dari Power Supply (PSU) ke Mainboard, sebagai penyedia daya dari Power Supply ke Mainboard untuk di alirkan ke komponen-kompnen komputer lainnya.
  1. Konektor 24 pin ATX
    Konektor ini sebenarnya berfungsi sama dengan Konektor 20 pin, yag membedakan hanya terdapat tambahan konektor 4 pin. Konektor 24 pin ATX biasanya ditemukan di komputer-komputer yang versi terbaru.
  1. Konektor floppy
    Konektor ini berfungsi sebagai penyedia daya dari Power Supply menuju Floppy Drive.
  1. Molex Connector
    IDE Konektor ini berfungsi sebagai pemasok dan penyedia catu daya dari pengertian Power Supply (PSU) menuju Harddisk maupun CD-ROM, ini merupakan konektor jenis lama.
  1. Konektor SATA
    Konektor ini merupakan konektor yang mempunyai fungsi sama dengan konektor Molex, yang membedakannya ini merupakan konektor versi terbaru untuk Harddisk dan CD-ROM yang terbaru pula.
Fungsi PSU

Dalam komponen komputer sangat vital, karena power supply merupakan pembagi arus untuk semua perangkat khususnya motherboard. Power Supply berfungsi untuk mengubah tegangan dari arus AC menjadi tegangan DC, itu di karenakan hardware di dalam komputer hanya dapat beroperasi dengan arus DC.
Pengertian dari power supply adalah sebuah perangkat yang terdapat di dalam CPU yang berfungsi untuk menyalurkan arus listrik ke berbagai peralatan komputer. Fungsi power supply yang kurang baik/rusak dapat menghasilkan tegangan DC  yang tidak rata dan banyak riaknya (ripple). Jika digunakan dalam jangka waktu yang cukup lama akan menyebabkan kerusakan pada komponen computer, misalnya Harddisk.
Cara kerja power supply tidaklah sesulit yang kita lihat, kita hanya cukup menekan tombol power pada casing, yang terjadi adalah power supply akan melakukan cek dan tes sebelum membiarkan sistem start. Jika tes telah sukses, power supply mengirim sinyal khusus pada motherboard, yang disebut power good.
Fungsi Power Supply
Jenis konektor kabel power supply :
  1. Konektor 20/24 pin ATX Motherboard
  2. Konektor 4 pin peripheral power (untuk periferal seperti Hardisk, CD-ROM, Kipas)
  3. Konektor 4/8 pin 12V (untuk motherboard server)
  4. Konektor 6-pin PCIe (untuk kartu grafis jenis PCIe)
  5. Konektor floppy (untuk floppydisk drive)
  6. Konektor SATA (untuk hardisk / optical drive berjenis sata)
Jenis Power Supply terbagi menjadi 2 macam, yaitu power supply jenis AT dan power supply jenis ATX. Masing-masing dari power supply ini memiliki kegunaan dan fungsi power supply yang bermacam-macam.
Power supply AT merupakan power supply yang tombol ON/OFF terhubung langsung dengan tombol casing. Jika kita ingin menghidupkan atau mematikan komputer, kita harus menekan tombol power yang ada pada bagian depan casing. Power Supply AT memiliki kabel power yang dihubungkan ke motherboard terpisah menjadi dua konektor power (P8 dan P9). Fungsi power supply jenis ini hanya digunakan sebatas pada era komputer pentium II.
Power Supply ATX adalah jenis power supply jenis terbaru dan paling banyak digunakan saat ini. Perbedaan dari power supply jenis AT dan ATX yaitu pada tombol powernya  jika power supply AT menggunakan Switch dan ATX menggunakan tombol untuk mengirikan sinyal ke motherboard seperti tombol power pada keyboard.

SUMBER