Fitur-Fitur Google

08.52
Sejarah Google

Google berawal dari proyek penelitian dua mahasiswa program Ph.D. Universitas Stanford, Larry Page dan Sergey Brin pada awal tahun 1996. Setelah melakukan penelitian dan mendapat investor dari Andy Bechtolsheim seorang teman kampus mereka dan sekaligus pendiri Sun Microsystems yang percaya akan hasil penelitiannya. Secara resmi Google Inc. berdiri pada 7 September 1998.

Asal kata Google

—Nama Google berasal dari kata plesetan kata “googol”. Googol merupakan kata yang menunjukkan sebuah bilangan yang sangat besar jumlahnya Dengan kata lain, google mempunyai misi mengelola sesuatu yang sangat luas dan tidak terbatas.

Fitur-fitur Google
  • Google Terjemahan 
  • Google Maps 
  • Penelusuran Buku 
  • Fitur-fitur Pencarian jaringan 
  • Penelusuran Blog 
  • Gambar 
  • Berita 
  • Email 
  • Kalender 
  • Tanyajawab 
  • Dan masih banyak fitur goole lainnya. 

1. Google Terjemahan CEK
Dapat digunakan untuk menterjemahkan dari bermacam bahasa yang mendukung
Dapat menterjemahkan suatu teks atau dokumen tertentu
Dapat menterjemahkan halaman web

2. Google Map CEK
Dapat mengetahui sebuah lokasi yang kita cari dalam waktu singkat
Dapat kita akses dari mana saja
Adanya pembaharuan data yang lebih cepat

3. Penelusuran Buku CEK
Memudahkan kita dalam menelusuri buku yang kita cari, namun kita hanya bisa membacanya tidak bisa diunduh

4. Fitur-fitur pecarian jaringan CEK

  • — Cuaca 
Untuk mengetahui keadaan cuaca di berbagai kota diseluruh dunia, masukkan "cuaca" diikuti dengan nama kota dan negara bagian

  • — Skor Olahraga 
Untuk melihat skor dan jadwal pertandingan olahraga, ketik nama tim atau nama liga pertandingan ke kotak telusur

  • — Alat Referensi 
Untuk menggunakan fungsi kalkulator

  • — Pemeriksa Ejaan 
Memeriksa secara otomatis sesuai tidaknya permintaan ejaan dengan ejaan yang umum

  • — Isi Bidang Kosong 
Pengisian bidang yang kosong dengan meminta Google untuk ‘mengisi bidang kosong’ dengan menambahkan tanda bintang (*) di bagian kalimat atau pertanyaan yang diinginkan dalam kotak penelusuran Google

5. Google Kalender
  • Untuk membuat agenda 
  • Sebagai pengingat agenda yang kita buat 
  • layanan berbasis web untuk mengelola kalender pribadi, perusahaan, dan tim.

E_Book

08.46
Sejarah E_Book

Ø Sejarahpublikasi digital dimulaipadatahun 1971 ketika Michael Hart mencobamenyimpansalahsatukopiandarideklarasikemerdekaanAmerikaSerikatdalamkomputer mainframe yang iamiliki.

Ø KemudianberkembangmenjadiProyek Gutenberg, sebuahproyekbesaruntukmengumpulkansejumlahbesarbukudalam format digital.

Ø Kini, Proyek Gutenberg telah memuat lebih dari 20.000 tulisan lepas dan 100.000 buku (www.gutenberg.org).

Pengertian E_Book

Ø E_bookmerupakansingkatandarielektronik book, ataubiasakitakenaldenganbukuelektronik.

Ø E-book adalahsebuahversielektronikdarisebuahbukutercetak yang dapatdibacapadasebuah personal komputerataualatlain yang didesainkhususuntukmembaca e-book (Danang, 2009).

Ø Buku elektronik adalah buku cetak yang di ubah bentuk menjadi elektronik untuk dibaca di layar monitor(Putu Laxman Pendit, 2008).

Format E_Book

Ø TeksPolos

Teks polosadalah format paling sederhana yang dapat dilihat hampir dalam setiap piranti lunak menggunakan komputer personal.

Ø PDF

Format pdf memberikan kelebihan dalam hal format yang siap untuk dicetak. Bentuknya mirip dengan bentuk buku sebenarnya. Selain itu terdapat pula fitur pencarian, daftar isi, memuat gambar, pranala luar dan juga multimedia.

Ø JPEG

Seperti halnya format gambar lainnya, format jpeg memliki ukuran yang besar dibandingkan informasi teks yang dikandungnya, oleh karena itu format ini umumnya populer bukan untuk buku elektronik yang memilki banyak teks akan tetapi untuk jenis buku yang banyakterdapatgambar.

Ø LIT

Format LIT merupakan format dari Microsoft Readeryang memungkinkan teks dalam buku elektronik disesuaikan dengan lebar layar divais mobilyang digunakan untuk mebacanya. Format ini memiliki kelebihan bentuk hurufyang nyaman untuk dibaca.

Ø HTML

Dalam format HTMLini gambar dan teks dapat diakomodasi. Layout tulisan dan gambar dapat diatur, akan tetapi hasil dalam layar kadang tidak sesuai apabila dicetak.

Ø Format Open Electronic Book Package

Format ini dikenal pula sebagai OPF FlipBook. OPFadalah suatu format buku elektronik yang berbasis pada XML (Extensible Markup Language) yang dibuat oleh sistem buku elektronik. Buku elektronik dalam format ini dikenal saat FlipBookssebagai piranti lunak penyajimenampilkan bukudalam format3Dyang bisa dibuka-buka (flipping).

Kelebihan dan kekurangan E_Book

KELEBIHAN

  1. Buku digital jauh lebih praktis dan ringan jika dibandingkan dengan buku tradisional. 
  2. E-book dapat disimpan dalam waktu yang lama dengan sedikit kemungkinan mengalami kerusakan. 
  3. E-book dapat didistribusikan dengan cepat dan mudah, dengan memanfaatkan jaringan internet. 
  4. Format E-book kini dapat dibaca dengan mudah, dengan munculnya berbagai piranti portabel yang khusus dibuat untuk mempermudah proses membaca (E-book reader). 
  5. Keberadaan E-book akan mengurangi biaya dan sumber daya yang dibutuhkan untuk membuat buku tradisional, seperti kertas dan tinta. 
  6. E-book cenderung lebih murah jika dibandingkan dengan buku tradisional. 
  7. Dapat dikomersilkan dan lebih murah. 

KEKURANGAN

  1. Ketergantungan akan sumberdaya listrik . 
  2. Piranti pembaca yang masih mahal dan dapat rusak. 
  3. Rentannya dokumen-dokumen E-book terhadap aktivitas yang dilakukan pembaca. 
  4. Banyaknya program yang harusdiingat, mengingat format yang adasemakinbertambah. 
  5. Masalahhakcipta. 

Situs Penyedia E_Book

Ø www.kangzusi.com

Ø www.duniadownload.com

Ø www.books.google.co.id

Ø www.buku-e.lipi.go.id

Ø www.zona-ebook.com

Ø http://bse.kemdiknas.go.id





Basis Data

08.41


· Basis : markas / gudang tempat bersarang atau berkumpul

· Data : informasi fakta dunia nyata yang mewakili suatu objek, yang direkam baik dalam bentuk angka, huruf, teks, gambar atau suara.

· Basis Data : adalah sekumpulan data yang saling berelasi.
Himpunan kelompok data atau arsip yang saling berhubungan, yang diorganisasi sedemikian rupa, sehingga dapat dimanfaatkan kembali dengan cepat.

· Kumpulan data yang saling berhubungan yang disimpan secara bersama tanpa adanya pengulangan data.

· Kumpulan file yang saling berhubungan yang disimpan dalam media penyimpan elektronik.

Perkembangan basis data

Sejak tahun 1960-an penggunaan basis data sudah digunakan untuk bidang komersial, dimana pemrosesan file-nya masih berbasis manajemen file tradisional. Perkembangan komputer yang semakin pesat diikuti dengan perkembangan perangkat lunak untuk aplikasi bisnis, sejak tahun 1970-an sampai awal tahun 1980 manajemen berbasis file tradisional berkembang menjadi manajemen basis data.

Manajemen ini memungkinkan banyak user untuk mengakses data secara bersamaan sehingga fasilitas yang dimiliki oleh manajemen sudah semakin banyak yaitu fasilitas pemanipulasian data, kontrol konkurensi data, recovery data, keamanan data dan didukung dengan fasilitas komunikasi data karena manajemen ini sudah terhubung dengan suatu jaringan.

Basis Data online

Basis data on line adalah kumpulan data yang saling berhubungan. Hubungan antar data dapat ditunjukan dengan adanya field/kolom kunci dari tiap file/tabel yang ada. Dalam satu file atau table terdapat record-record yang sejenis, sama besar, sama bentuk, yang merupakan satu kumpulan entitas yang seragam.

Tujuan

1. Membuat agar user mudah mendapatkan data.

2. Menyediakan tempat penyimpanan data yang relevan.

3. Menghapus data yang berlebihan.

4. Melindungi data dari kerusakan fisik.

5. Memungkinkan perkembangan lebih lanjut di dalam sistem database.

Manfaat

a. Sebagai komponen utama atau penting dalam sistem informasi, karena merupakan dasar dalam menyediakan informasi.

b. Menentukan kualitas informasi yaitu cepat, akurat, dan relevan, sehingga infromasi yang disajikan tidak basi. Informasi dapat dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkanya.

c. Mengatasi kerangkapan data (redundancy data).

d. Mengatasi kesulitan dalam mengakses data.

e. Menyusun format yang standar dari sebuah data.

f. Penggunaan oleh banyak pemakai (multiple user). Sebuah database bisa dimanfaatkan sekaligus secara bersama oleh banyak pengguna (multiuser).

Contoh basis data online

· Basis data Jurnal elektronik atau sering di sebut dengan e-journal.Yaitu jurnal yang dikemas dalam bentuk file elektronik dalam penelusuran informasi menggunakan jaringan internet.Jurnalelektronikadalahterbitan serial sepertibentuktercetaktetapidalambentukelektronik. Biasanyaterdiridaritigaformat ,yaitu text, text dangrafik, serta full image (dalambentukpdf).

Kelebihan database online jurnal elektronik

a. Cepat, artikel dapat segera diletakkan di Web tanpa menunggu waktu yang lama

b. Memiliki sistem penelusuran yang mudah, sehingga sangat berpengaruh terhadap berkurangnya duplikasi penelitian karena para peneliti cepat mengetahui penelitian yang sudah dikerjakan sebelumnya.

c. Bersifat interaktif

d. Memiliki aksesabilitas yang tinggi dimana salah satunya diakses melalui internet

e. Memiliki sifat multiple access yang berarti beberapa orang dapat mengakses artikel yang sama pada waktu yang sama pada waktu yang bersamaan .

Kelemahan

1. Kesulitan membaca layar komputer. Kesulitan ini muncul karena pada saat mengakses jurnal secara bersamaan, banyak yang lagi mengakses jurnal dalam database yang sama juga. Cara ini berpengaruh juga pada proses download dari hasil akhirnya.

2. Sitasi yang mudah rusak. Perubahan URL menjadikan akses jurnal menjadi terganggu.

3. Sering tidak memasukkan indeks dan abstrak. Pada umumnya artikel yang terdapat pada jurnal elektronik menyediakan keduanya, tetapi ada juga yang tidak saja melengkapi salah satunya.

4. Terkadang dalam jurnal elektronik hanya terdapat katalog jurnalnya saja, dan ada juga yang tidak bisa di dwonload.





How to Create RAID System

00.50
RAID merupakan kependekan dari “Redundant Array of Independent Disk”. Konsep RAID diciptakan untuk mendapatkan kapasitas yang lebih besar dan/atau Fault tolerance yang disebabkan oleh kerusakan Harddisk. Fault Tolerance adalah kemampuan dari suatu system untuk dapat tetap berfungsi meskipun mengalami kegagalan.

Fault tolerance dalam suati server dapat berupa:
• Redundant Power supply (power supply cadangan)
• Redundant FAN
• Online spare (Memory & HDD)
• Mirroring (Memory & HDD)
• RAID 1, RAID 5, dan RAID 6

Yang akan saya sharing di sini adalah RAID 0 (performance)
Sebelum ke praktek nya, ada baik nya memahami bbrp hal dulu untk memaximalkan RAID 

Chapter 1 : Short Storke
Menurut pemahaman saya, Short Storke adalah pemangkasan / peng-formatan hardisk menjadi kapasitas yang lebih kecil, dengan tujuan memaksimalkan performa hardisk tersebut.
Seperti diketahui, bagian penyimpan data dalam sebuah hardisk adalah Platter, dimana berbentuk seperti piringan / CD. Data di simpan dr bagian terluar platter hingga bagian terdalam platter. Dengan short storke, maka bagian dalam platter itu akan “dibuang”, sehingga hanya tersisa bagian luar dr platter yg bisa lebih cepat di akses. Gampang nya, tidak perlu mencari data sampai jauh ke dalam platter, karna data nya ada di permukaan smua.
Skali lg, ini mnurut pemahaman saya, kalau ada salah kaprah, mohon dengan sangat kritik nya, sangat membangun bagi seorang newbie seperti saya

Misal, hardisk 250gb ingin di short stroke. Maka Cukup dengan memformat sesuai kapasitas yg di tentukan dr sweet spot, dan meninggalkan sisa nya dlm keadaan tidak terformat.

Apa itu Sweet Spot? Akan di bahas dalam chapter berikut nya

Pada beberapa forum luar, ada yang berpendapat kalau Hardisk Seagete 250Gb adalah hasil Short Storke dari versi 320Gb . Mengingat performa dari hardisk versi 250Gb seagete memang sangat kencang.

Dalam Software HD Tune terbaru (versi 4.5) sudah ada fasilitas simulasi short storke nya, Seperti terlihat dalam gambar berikut :


Hardisk tersebut di simulasikan hanya terpakai 10Gb saja dr total kapasitas nya yg 1Tb. 
Kalau di bandingkan hasil bacaan HD Tune normal tanpa short storke, 


terlihat accses time dan kecepatan rata2 read nya meningkat, keuntungannya adalah ketika mengakses data / me-load aplikasi - software, akan lbh cpt

Chapter 2 : About Sweet Spot

Saya tdk terlalu ngerti dengan definisi Sweet spot, tp hasil baca2 dr forum luatr, sweet spot kira2 adalah istilah untuk menunjukan bagian terluar platter yang paling cepat accses data nya. Menemukan sweet spot adalah langkah awal untuk menentukan brapa besarnya short storke. Menemukan sweet spot paling mudah mnurut saya adalah dengan menggunakan Software HD Tune, walau dari bbrp Forum Luar, ada yg menggunakan HD Tach

Contoh kasus : Membuat RAID 0 dr 2 Buah Hardisk 1tb identik
Diketahui ; Hasil HD Tune dari Hardisk Hitachi 1tb


Dr grafik di atas, mnurut saya sweet spot nya adalah di 40Gb. Karna terlihat dr grafik yg mulai menurun tajam setelah melewati bagian 40Gb tsb.

Setelah mendapatkan sweet spot nya, skrng dpt di tentukan Brapa besar nya volume yg mau di buat dlm sistem RAID 0 kita.

Volume 1 = 40gb x 2 = 80gb ---->Untuk OS
Volume 2 = Sisa kapasitas yang ada

Dengan konfigurasi di atas, seolah2 ada 2 konfigurasi RAID dalam Sistem, dan bios pun membaca nya seperti itu. kemampuan hardisk untk memanggil, menulis, dan membaca data akan lebih cepat, karna hardisk tidak perlu bekerja sampai dalam, hanya di permukaan saja

Mungkin akan timbul pertanyaan, knapa harus repot2 bikin dua Volume? Knapa tidak bikin 1 volume dan di partisi aja?
Mnurut hasil testing saya, hasil nya beda antara mempartisi dr 1 volume, dengan membuat 2 volume utuh. IMHO, ketika hanya di partisi, bios maupun windows tetap membaca sebagai 1 hardisk, sehingga untuk mengakses data dr 1 partisi akan lebih lama karna data dr smua partisi tidak terpisah, sedangkan kalau di buat 2 volume, data 1 volume akan ter-sekat, sehingga ketika di akses ya Cuma Volume yg di butuhkan aja yang akan di baca, bukan keseluruhan sistem RAID

Pembuatan 2 Volume jg lbh menambah faktor aman jika trjadi HDD fail, karna bs jd yg fail hnya 1 Volume sdangkan volume lainnya ttp aman karna antar volume trdapat "sekat", sdangkan jika di partisi, tidak trdapat "Sekat"

About SSD (Solid State Drive)

00.24

Jika kita mendengar nama ini maka kita akan berdecak kagum melihat seberapa besar pengaruh yang dapat diberikan device ini untuk dapat meningkatkan kinerja komputer anda hingga 2x lipat daripada Hard Disk biasa akan tetapi anda juga akan lemas seketika mendengar harganya yang mencapai 10x lebih dari hard disk berkapasitas sama untuk tiap bytenya

kelebihan SSD dibanding Hard Disk:
  • mempercepat booting
booting dengan SSD bisa lebih cepat hingga cuma memakan 30-75 persen waktu booting dengan hardisk
  • pencarian file lebih cepat
pencarian file di komputer akan lebih cepat dengan SSD meskipun tanpa indexing
  • transfer file lebih cepat
copy file dengan SSD cuma membutuhkan waktu 50 persen dari hard disk
  • memulai aplikasi lebih cepat
membuka file dengan SSDcuma membutuhkan waktu 10-50 persen dari hard disk
  • memproses file dan data lebih cepat
proses file dan data dengan SSD cuma membutuhkan waktu 50 persen dari hard disk
  • maintenance lebih cepat
maintenance dengan SSD cuma membutuhkan waktu 10-50 persen dari hard disk(maintenance misal,scanning virus,clean up registry)
  • Hemat listrik(batere lebih lama)
SSD hanya membutuhkan 10 persen daya dari hard disk
  • Multitasking bagus
dengan SSD multitasking tidak membuat komputer anda lag
  • Edit video lebih cepat
dengan SSD edit video hanya membutuhkan waktu 50 persen dari hard disk
  • bisa dibawa2 dengan aman
SSD tidak menggunakan media cakram yang mudah tergores,jadi tahan goncangan
  • Dingin
SSD dingin karena tidak ada mekanik yang bekerja
  • Ringan
Bobot SSD hanya 50 persen dari bobot hard disk yang berukuran sama
  • tidak perlu defragmenting/menata file
dengan SSD anda tidak perlu degframenting
  • memotong kerja CPU anda 
dengan SSD file terload lebih cepat sehingga processor tidak menunggu lama dan membuat bottleneck sehingga CPU lebih dingin,lebih hemat daya
  • Respon lebih cepat
SSD tidak menggunakan mekanik jadi respon lebih cepat daripada Hard disk

Kekurangan SSD
  • Mahal
harga per Byte kapasitas mencapai 10x harga per byte Hard Disk
  • Kapasitas kecil
Bedah SSD
1. Controller
controller seperti CPU yang berfungsi untuk mengatur transfer data dari memmory ke konektor,makin bagus controllernya maka kestabilan transfer data juga lebih bagus di dalamnya ada memmory dan chipsetnya, makin besar ukuran memmorynya makin cepat pula transfer datanya

2.  Memmory
adalah media penyimpanan data
ada 2 jenis memmory:

1. Memmory berdasar flash
lebih murah,tapi lebih lambat dari DRAM memmory
ada 2 jenis memmory flash:

a. Single level cell/SLC
dalam 1 sel memmory hanya terdapat 1 data

b. Multi level cell/MLC
dalam 1 sel memmory terdapat beberapa lapis data iliustrasi mudahnya dengan ukuran tanah sama single level cell = rumah tak bertingkat multi level cell= rumah bertingkat sehingga single level cell biasanya memiliki harga lebih mahal dan pilihan ukuran storage lebih kecil

2. memmory berdasar DRAM
menggunakan RAM/dan power tambahan sehingga kecepatan transfer data lebih cepat,tapi harga juga lebih mahal dari memmory berdasar flash

fitur SSD:
1 TRIM(tidak semua SSD ada fitur ini,perhatikan tipe SSD anda dengan teliti sebelum membeli)

cara kerja Trim

adalah salah 1 fitur yang berguna untuk memonitor tiap memmory(indexing) dalam SSD,dimana dia akan membersihkan secara otomatis setiap sektor data yang tidak terpakai, sehingga tidak terjadi penumpukan sampah yang akan membuat kinerja SSD menjadi lambat

SSD seperti processor yang memunculkan seri baru dengan perbaikan baru tiap waktu, jadi SSD banyak macam dan generasinya
perbaikan dari tiap2 generasi SSD adalah :
1. firmware
2. fitur
3. kecepatan transfer data

cara merawat SSD:
  • jangan di RAID,terutama untuk SSD yang mempunyai fitur TRIM, karena dengan RAID otomatis fitur TRIM tidak akan jalan, dan sampah di SSD tidak akan terbuang sehingga performa dan kinerja SSD akan melambat
  • aliran listrik harus bagus, jangan sering mati listik
  • tidak boleh menjalankan program defragment karena akan mempercepat umur SSD dengan baca dan tulis space
  • jangan taruh file yang replaceable/ sering berganti/diupdate tiap waktu karena akan memperpendek umur SSD
  • sebisa mungkin manfaatkan SSD sebagai media BACA(read), bukan TULIS karena yang memperpendek umur SSD adalah proses menulis dan menimpa data

Tentang Fan dan Silent Cooling

00.04

  • CFM ?
CFM kepanjangan dari Cubic Feet per Minute. yang berarti seberapa banyak udara yang fan hembuskan, CFM tinggi - berisik begitu juga CFM rendah - silent.. tapi tidak smua CFM tinggi berarti berisik, ada beberapa faktor yg berpengaruh.

  • dBa
dBa kepanjangan dari decibel adjusted, ukuran untuk menyatakan tingkat kebisingan. semakin tinggi CFM, biasa ny semakin tinggi dBa.
  • RPM
RPM - revolutions per minute, besaran RPM mengartikan bahwa berapa banyak fan bisa melakukan putaran satu lingkaran penuh selama satu menit. semakin tinggi RPM, semakin besar tingkat kebisingan nya.

  • Static Pressure
Mungkin ini salah satu yang biasa orang lupakan dalam memilih fan. static pressure adalah seberapa banyak fan menghembuskan dan menghisap udara melewati objek seperti HSF, Rad, dll. semakin besar static pressure, semakin besar pula jumlah udara yg melewati fin hsf atau radiator. static pressure tergantung dari design fan dan turbulensi yang dibuat.Bearings

Sleeve - menggunakan dua sisi yg biasa ny dilumasi dengan oli atau semacam grease untuk mengurangi gesekan. tipe bearings ini kurang tahan lama karena sisi yg bergesekan bisa aus atau pelumas kering. sleeve bearings biasa ny tidak tahan panas, dan posisi pemasangan sangat berpengaruh kecuali vertical. life span sleeve bearing ini sekitar +- 40.000jam - 50 C
biasa ny tipe2 fan sleeve dibandrol dengan harga terjangkau, dan memiliki rpm yg kecil untuk menjaga ketahanan dari fan tersebut.


Bola - bearing yang menggunakan semacam seal yg berisi bola besi, seperti bearings untuk ban sepeda atau motor. umumnya dengan harga yg lebih mahal, dan lebih memiliki ketahanan yang lebih panjang dibanding tipe sleeve. tahan di temperatur yg panas dan lebih sunyi dibanding sleeve bearings di putaran tinggi. life span +- 63.000jam - 50 C


Fluid - yang pasti lebih mahal dari 2 tipe yg diatas. konfigurasi yg lebih rumit dan memiliki life span yg lebih panjang serta durable yg lebih baik dan juga tingkat kebisingan yg rendah. banyak dikenal sebagai S-FDB yg kebanyakan digunakan pada fan Scythe. umumny biasa ditemukan di fan2 Thermalright dan Scythe.




Memilih fan yang tepat

disini kita bagi penempatan fan masing2 untuk kegunaannya.

  1. Fan Casing
  2. Heatsink/Radiator
  3. Silent
  • Fan Casing:

dibagi menjadi dua bagian Intake dan Exhaust

Intake


Yate Loon D12SM-12 - fan ini sangat direkomendasikan karena high CFM dan dengan tingkat kebisingan yg rasional

Coolermaster R4 - fan ini juga memiliki CFM yg lumayan tinggi dan tingkat kebisingan yg sangat rendah (69.69CFM, low to 19dBa). biasa nya memiliki bermacam2 warna led

Scythe Slipstreams - fan yang menyedot udara sangat besar dan tingkat kebisingan masih rasional, untuk casing disarankan 1600rpm karena untuk 1900rpm terlalu berisik untuk casing

Xigmatek XSF/XLF - dengan spek 72CFM & 24dBa, cukup memumpuni sebagai intake casing anda, untuk peminat LED bisa melirik XLF yang tersedia bermacam2 warna

Silverstone SST - salah satu fan favorit saya fan ini cocok sebagai intake dengan spesifikasi 9 blades, up to 110CFM dan tingkat kebisingan 39.5dBa. memudahkan ny pengaturan dengan controller yg ada dalam pake pembelian.

Exhaust


Xigmatek XLF/XSF - XLF dengan spek 61CFM dan XSF 72CFM dan tingkat kebisingan yg rendah +- 20 - 24dBa.

Yate Loon D12SM-12 - seperti yang disebutkan diatas, high CFM but reasonable dBa

Noctua 12 Series - fan mahal tapi berkualitas, silent dan cukup untuk mengeluarkan panas PC anda keluar, disertakan adjustable controller dalam paket pembelian.

Scythe S-FLEX - salah satu jajaran fan mahal lagi. dengan teknologi S-FDB dari Sony menjadikan fan ini nilai lebih. life span yang panjang dan rendah ny getaran serta tingkat kebisingan yg rendah

Scythe GentleTyphoon - mungkin jarang ditemukan di Indo, mungkin ada yg berminat jd stocker dengan spek +- 55CFM dan 28dBa

Scythe Slipstreams - fan high rpm dengan tingkat kebisingan reasonable sangat direkomendasikan dijadikan exhaust pembuang panas keluar.

*notes : utk pemilihan intake dan exhaust tdk ada patokan utama, semua fan yg disebutkan bersifat flexibel digunakan baik intake maupun exhaust

  • Heatsinks

untuk diperhatikan, fan yang cocok untuk hsf, dilihat dari besaran static pressure ny. bukan semata CFM
karena fan yg memiliki CFM lebih rendah tetapi memiliki static pressure yg besar menjadikan proses pendinginan lebih baik daripada fan dengan CFM tinggi tapi memiliki static pressure yg lebih rendah.
contoh kecil, scythe s-flex dan scythe slipstreams, s-flex memiliki cfm yg lebih rendah tetapi static pressure yg besar, dibandingkan dengan slipstreams yg memiliki cfm lebih tinggi tetapi static pressure yg kecil. dilihat dari ukuran, fan yg berukuran 120x120x38mm biasany memiliki static pressure yg lebih besar ketimbang 120x120x25mm.

Single Fan

Sanyo Denki H1011 - static pressure dan dengan spek yg bisa dibilang tapi hanya membutuhkan 0.5A sangat direkomendasikan untuk mendinginkan radiator atau heatsink. tapi mungkin sulit ditemukan di Indonesia

Sanyo Denki H101 - versi terbaru dari H1011, dengan static pressure yg lebih besar dengan CFM yg lebih kecil

NMB-MAT Panaflo - fan yang bagus untuk heatsink, memiliki static pressure yg besar walau tidak sebesar san aces tapi tetap menjadikan fan ini salah satu rekomendasi.

Delta - siapa yg ngga tahu dengan nama fan ini, terkenal dengan tingkat kebisingan ny CFM yg sangat sangat tinggi dengan static pressure yg sangat besar tapi sayang tingkat kebisingan ny udah kyk di pabrik
disarankan menggunakan fan controller atau earbud

Silverstone FM122 - silverstone ? 9 blades dengan adjustable controller, fan ini bisa mencapai 107CFM dan static pressure 5,68mmH2O, nice fan tapi sayang blum tersedia ny di Indonesia

Push Pull Setup

seperti kita lihat diatas, fan dengan ukuran 120x120x38mm mendominasi untuk best rekomendasi untuk heatsink. tapi mungkin tingkat kebisingan masing2 berbeda2, salah satu solusi ny ada push pull mungkin dengan tinggat kebisingan yg lebih rendah

Scythe S-FLEX F - masih bisa ditemukan di beberapa toko Indonesia, salah satu fan yg direkomendasikan yg memiliki besaran static pressure yg besar untuk ukuran fan 120x25mm, cocok untuk konfigurasi push pull

Scythe GentleTyphoon - dengan blades yg unik, menjadikan fan ini menjadi kombinasi yg baik untuk push pull, juga memiliki static pressure yg besar untuk ukuran fan 120x25mm

SilverStone SST-FM121 - sebelum ny sudah dibahas, fan ini sangat cocok untuk konfigurasi push pull dengan besaran static pressure 3.26mm. sangat sangat direkomendasikan

Noctua P12 - fan ini juga dibundle dengan adjustable fan controller, sangat2 silent tetapi memiliki cfm yg besar. besaran static pressure +- 1,68mm, cukup baik untuk fan 120x25mm

Akasa Apache AK-FN057 - fan yang belum saya temukan dipasaran Indonesia, tetapi melihat design blade dan ukuran fan, mengingatkan saya dengan salah satu fan spek yang sangat baik dengan static pressure 2.64mmH2O. fan ini sangat cocok untuk push pull dengan konsep silent

Silent Cooling

mungkin cukup banyak peminat silent cooling, seperti pada pecinta HTPC yg lebih mengutamakan kenyamaan telinga ditengah menikmati hiburan

untuk konsep ini, saya merekomendasikan Noctua P12

- Fan Ter-Silent dinominasikan untuk Noctua NF-S12B
- Best Fan untuk Radiator Delta TFB1212GHE-F00

Single Rail Versus Multiple +12V Rails

23.12


Pada kebanyakan PSU, multiple rail hanyalah sebuah PSU dengan satu sumber +12V yang kemudian dibagi menjadi output multiple +12V dan setiap output railnya memiliki batas kemampuan sendiri. Hanya sedikit PSU yang benar-benar memiliki 2 sumber +12V, umumnya PSU tersebut adalah PSU dengan output tinggi. Dua sumber tersebut kemudian dibagi lagi untuk membentuk rail +12V lain, menjadi 3 rail, 4 rail, 5 rail atau bahkan 8 rail. Intinya PSU yang benar-benar memiliki multiple rail sangat jarang dan kalaupun ada semuanya merupakan PSU 1000W+. Pada kasus lain, ada juga PSU dengan dua output rail +12V yang kemudian dikombinasikan untuk membuat satu ouput rail +12V yang besar.

Rail +12V dibagi menjadi beberapa rail dengan alasan keamanan. Distribusi panas akan lebih baik jika panas disalurkan ke banyak rail. Hal ini mencegah hubungan arus pendek. Tujuan pembagian rail sama dengan tujuan memasang circuit breaker (sekering) lebih dari satu pada sebuah bangunan atau rumah yang besar.

Ada juga produsen PSU yang mengklaim bahwa PSU-nya memiliki multiple rail, tetapi sebenarnya hanya ada satu rail saja. Pertimbangan ini dilakukan karena komponen yang digunakan untuk membagi rail membutuhkan biaya lebih besar dibandingkan dengan komponen single rail.

PSU multiple rail sering dikatakan memiliki output yang lebih stabil dan bersih dari noise. Hal ini tidaklah benar, karena PSU single rail juga dapat menghasilkan output yang stabil dan bersih. Kata-kata “output yang lebih stabil dan bersih” dipakai karena dianggap lebih enak didengar dibandingkan dengan “tidak mudah meyebabkan kebakaran”. Seperti yang dikatakan sebelumnya, PSU biasanya hanya memiliki satu sumber +12V dan biasanya tidak ada proses filtering tambahan yang dipasang ketika rail itu dibagi, tambahan inilah yang jika benar-benar ada pada PSU multiple rail, akan mebuat PSU multiple rail lebih stabil daripada single rail.

Beberapa orang menganggap PSU single rail lebih baik. Dalam beberapa kasus, sebagai contoh, produsen membuat PSU 750W dengan 4 rail +12V yang dalam teori memiliki power yang banyak untuk sebuah hi-end PC Gaming. Produsen ini mengikuti standar EPS yang merupakan standar server, bukan standar PC Gaming. PSU tersebut memiliki 4 konektor PCIe yang semuanya mengambil sumber dari satu rail +12V, bukan dari 2 atau 3 rail. Pada saat gamers menggunakan PSU tersebut untuk mentenagai sebuah PC dengan konfigurasi dual GPU sekelas nVidia GTX series, PSU tersebut shutdown tiba-tiba pada saat dipakai untuk bermain game. Hal ini dikarenakan total ampere yang ada pada rail yang menjadi sumber 4 konektor PCIe tidak mampu memberikan daya untuk dua graphic card yang digunakan (GPU sekelas GTX series membutuhkan 2 konektor 6-pin dengan daya besar). Seharusnya, PSU multiple rail 750W untuk hi-end PC Gaming dengan konfigurasi dual GPU harus membuat 4 konektor PCIe mereka bersumber dari dua rail atau lebih, jangan hanya pada satu rail +12V. Jika mereka tidak ingin melakukan hal tersebut,mereka seharusnya menaruh jumlah ampere yang lebih besar pada rail +12V yang digunakan untuk 4 konektor PCIe daripada ketiga rail lain. PSU 750W single rail yang berkualitas dengan total ampere yang besar tidak bermasalah dengan kasus ini, karena walaupun suplai daya 1 rail terbagi untuk komponen lain selain graphic card, total output dari ampere yang besar dapat memberi tenaga dual GPU yang haus daya. Kembali lagi pada pernyataan di atas bahwa akan lebih murah membuat PSU single rail dibandingkan multiple rail, produsen PSU membuat isu bahwa single rail lebih baik dari multiple rail, isu tersebut didukung oleh kasus di atas.

Dari kasus di atas, multiple rail sangatlah tidak menguntungkan, oleh karena itu single rail lebih baik daripada multiple rail. Jika anda mengikuti pernyataan ini,anda salah besar! Karena jika PSU multiple rail memiliki pembagian rail dan letak perkabelan yang baik, masalah di atas tidak akan timbul. Contohnya adalah FSP Epsilon 700W, PSU ini memiliki 2 konektor PCIe yang bersumber dari dua rail +12V dengan total ampere 18A yang hampir 3 kali lebih besar daripada standar desain total power konektor PCIe. Hal ini sangat menguntungkan karena kita tidak perlu khawatir akan pembagian daya, 1 rail +12V hanya mentenagai CPU, satu rail lain mentenagai motherboard, HDD, ODD dan fan, sehingga dengan dua konektor PCIe yang bersumber dari dua rail sisanya, kita dapat menggunakannya untuk konfigurasi dual GPU hi-end tanpa khawatir kekurangan daya karena rail untuk konektor PCIe murni hanya menyuplai daya untuk GPU, tidak berbagi untuk komponen lain. Tapi masalah akan timbul pada saat kita akan menggunakan konfigurasi dual GPU yang satu GPU-nya saja menggunakan dua konektor PCIe. Walaupun wattage-nya cukup, kita tidak bisa mencukupi kebutuhan konektor sisanya dengan menggunakan adapater molex to PCIe, karena power yang ada pada adapter PCIe berasal dari rail yang menyuplai daya untuk komponen lain macam HDD dan ODD. Walaupun graphic card mendapatkan daya yang cukup, komponen lainnya akan kekurangan daya yang dapat menyebabkan ketidakstabilan dan bahkan kerusakan. Oleh karena itu, dibutuhkan ketelitian pada saat kita berniat memilih PSU multiple rail untuk konfigurasi dual GPU dengan GPU yang haus daya. Hal yang sama juga akan terjadi pada PSU single rail jika PSU tersebut memiliki total ampere +12V yang kurang besar.

Konfigurasi umum PSU multiple rail +12V:

2 x 12V
Ini merupakan spesifikasi original ATX12V untuk pembagian rail +12V.
1 rail untuk CPU, 1 rail untuk yang lainnya.
Konfigurasi “jadul”, kurang handal untuk menangani kebutuhan PC jaman sekarang, karena hanya satu rail yang digunakan untuk mentenagai komponen lain selain CPU, termasuk GPU dengan tambahan konektor PCIe.

3 x 12V
Modifikasi dari spesifikasi ATX12V dengan mengambil pertimbangan konektor PCIe.1 rail untuk CPU, 1 rail untuk komponen lain, 1 rail lagi hanya untuk konektor-konektor PCIe.Sempurna untuk konfigurasi multi GPU, tetapi tidak untuk PC yang membutuhkan lebih dari 2 konektor PCIe.
Dua konfigurasi di atas biasanya hanya ada pada PSU di bawah 600W.

4 x 12V (konfigurasi original EPS12V)
Hanya ada pada PSU yang benar-benar menerapkan spesifikasi EPS12V (server).
Karena aplikasi umum server menggunakan lebih dari satu processor, 2 rail digunakan hanya untuk CPU yang disalurkan melalui konektor 8-pin. 1 rail untuk konektor 24-pin dan SATA, 1 rail lagi hanya untuk molex.
Sangat tidak bagus untuk PC hi-end dengan konfigurasi dual GPU, karena GPU akan mendapat daya yang terbagi dengan komponen lain.
Untuk non-server,konfigurasi ini sudah tidak ada lagi dipasaran.
Biasanya ada pada PSU antara 600W sampai 850W.

4 x 12V (konfigurasi “enthusiast” PC)
Modifikasi dari spesifikasi ATX12V, mirip dengan konfigurasi 3 x 12V, namun pada konfigurasi ini, konektor-konektor PCIe ditaruh juga pada 1 rail lagi.
Jika PSU memiliki 3 konektor PCIe atau 8-pin PCIe, biasanya setiap rail +12V tidak akan memiliki daya hanya 20A.
Biasanya ada pada PSU 700W sampai 1000W (untuk 800W ke atas, sudah pasti akan memiliki lebih dari 20A di setiap railnya pada konfigurasi ini).

5 x 12V
Konfigurasi ini dapat disebut EPS12V/ATX12V hybrid.
Dual processor tetap mendapatkan railnya seperti konfigurasi original EPS12V, tetapi konektor PCIe juga mendapatkan railnya sendiri.
Biasanya konfigurasi ini ditemukan pada PSU 850W sampai 1000W.


6 x 12V
Ini adalah konfigurasi yang paling besar karena mencukupi standar ATX dan juga dapat mentenagai 4 sampai 6 konektor PCIe pada 2 railnya.
2 rail untuk CPU, 2 rail untuk molex, SATA dan konektor 20 + 4 pin, 2 rail lagi untuk konektor PCIe. Biasanya hanya ada pada PSU dengan daya lebih dari 1000W.